Text
ANALISIS STABILITAS LERENG TERHADAP PENGARUH DRYING AND WETTING CYCLE
Daerah Sitinjau Lauik merupakan ruas jalan lintas Sumatera di rute Kota Padang
- Arosuka - Solok. Ruas ini menjadi salah satu jalan penghubung Sumatera Barat dengan sejumlah provinsi lain di Sumatera. Pada Daerah Sitinjau Lauik terdapatnya lereng curam dengan kondisi tanah di sepanjang jalan banyak yang tidak stabil. Hal ini terlihat dari hasil observasi lapangan di Sitinjau Lauik – Panorama II ditemukannya beberapa titik longsor.
Untuk mengetahui tingkat keamanan lereng dari pengaruh hujan, maka diadakanlah penelitian dengan sampel yang diambil pada KM 24 Padang – Solok. Uji yang dilakukan adalah uji kuat tekan bebas terhadap tanah yang dipadatkan pada kondisi Woptimum dengan pengaruh drying and wetting cycle sampai 3 cycle dan dianalisa menggunakan metode Infinite Slope, Circular Slope dan program Geostudio 2012 yaitu Slope/W.
Hasil analisa stabilitas lereng dengan menggunakan metode Infinite Slope, Circular Slope dan program GeoStudio 2012 yaitu Slope/W menunjukkan bahwa pada kondisi Woptimum / cycle 0 faktor keamanan diperoleh besar dari 1 (FK>1,0) : menunjukkan lereng dalam kondisi stabil. sebaliknya untuk cycle 1, cycle 2 dan cycle 3 faktor keamanan diperoleh kecil dari 1 (FK
Tidak tersedia versi lain