Text
KAJIAN PEMISAHAN JALUR SEPEDA MOTOR PADA JALAN BYPASS KOTA PADANG
Kecelakaan di jalan raya sering terjadi, khususnya bagi pengendara sepeda motor dikarenakan adanya aktifitas kendaraan yang tidak terkendali dan padatnya jalur kendaraan sepeda motor. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilakukan pemisahan jalur atau lajur kendaraan sepeda motor, ini bertujuan untuk mengatasi terjadinya kecelakaan dan mengatur lajur kendaraan sepeda motor pada jalan khususnya jalan bypass kota padang.
Analisis dilakukan dengan metode PKJI 2014 yang digunakan untuk menghitung kapasitas dan tingkat pelayanan sedangkan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap pemisahan jalur sepeda motor dilakukan pengambilan data kuisioner. Analisis ini jika ditambahkan dengan prediksi kondisi jalan untuk 10 tahun kedepan.
Hasil persepsi masyarkat menunjukkan respon positif terhadap rencana pemisahan jalur sepeda motor, 50 % responden sangat setuju dibangun jalur pemisah sepeda motor, 84% responden mengaku mau menggunakan jalur sepeda motor dan 42% responden percaya bahwa pemisahan jalur sepeda motor ini dapat mengurangi kecelakaan. Sedangkan untuk bentuk desain jalur pemisah sepeda motor, 55% responden menganggap cukup membuat marka jalan sebagai jalur pemisah, sedangkan 29% responden mengusulkan agar pemisah jalur dibuat dengan pagar besi, sisanya 16 % responden memilih kereb sebagai pemisah jalur.
Hasil analisis yang didapatkan, menunjukkan bahwa nilai kapasitas dan tingkat pelayanan jalur dengan ditambahnya jalur pemisah sepeda motor berada pada kondisi C, artinya arus lalu lintas stabil tetapi pengemudi memiliki keterbatasan untuk memilih kecepatan. Hasil prediksi 10 tahun kedepan dengan angka pertumbuhan 4,83% pertahun menunjukkan peningkatan jumlah kendaraan dan tingkat pelayanan masih sama adalah C dan terus terjadi penurun sampai tahun 2031. peningkatan jumlah kendaraan mengakibatkan menurunnya tingkat pelayanan dan keselamatan pengendara sepeda motor. untuk meningkatkan tingkat pelayanan dan keselamatan dilakukanlah alternatif dan solusi dengan melakukan pelebaran pada badan jalan dan sosialisasi terhadap penggunaan jalur sepeda motor,
Setelah dilakukan alternatif dan solusi, didapatkanlah bahwa nilai tingkat pelayanan masih sama hanya saja hasil tersebut memiliki pengaruh yang cukup signifikan dari tingkat pelayanan sebelumnya adalah D berubah menjadi C dan sebelumnya dari E berubah menjadi D. Pemisahan jalur sepeda motor memang tidak meningkatkan tingkat pelayanan jalan secara meyeluruh tetapi pemisahan jalur ini diprediksi bisa menjamin keselamatan pengendara sepeda motor akibat peningkatan jumlah kendaraan yang terjadi setiap tahunnya.
Kata Kunci: Kecelakaan, Jalur Sepeda Motor dan Tingkat Pelayanan.
Tidak tersedia versi lain