Text
PENGARUH DRYING AND WETTING TERHADAP KUAT GESER TANAH SITINJAU LAUT SUMATERA BARAT
PENGARUH DRYING AND WETTING CYCLE TERHADAP KUAT GESER TANAH SITINJAU LAUT SUMATERA BARAT
Oleh:
HERKI Bp. 2020210153
Program Studi Teknik Sipil Sarjanah
Institut Teknologi Padang
Sitinjau Laut merupakan sebutan untuk ruas jalan sepanjang kurang lebih 15 kilometer pada jalan lintas Sumatera dengan rute Kota Padang – Solok. Rute Sitinjau Laut ini juga menjadi salah satu rute nasional yang menghubungkan Prorivinsi Sumatera Barat dengan sejumlah Provinsi lainya di Indonesia. Meskipun memberikan suguhan keindahan alam hutanya yang dibalut dengan udara sejuk, akan tetapi jalur Setinjau Laut sendiri memberikan ancaman yang sangat besar. Sepanjang jalur tersebut, terdapat belasan titik yang berpotensi longsor terutama ketika curah hujan tinggi membuat daerah sitinjau laut rawan longsor. Dalam penelitian ini permasalahan yang dikaji adalalah Bagai mana pengaruh drying and wetting cycle terhadap kuat geser tana laut sumatera barat.
Berdasarkan pengujian di laboratorium tanah institut teknologi padang dengan menggunakan sampel tanah di lokasi longsor pada km 24 Panorama II Sintinjau Laut dapat disimpulkan ; Sifat fisis tanah berdasarkan klasifikasi tanah golongkan tanah lanau organik dengan plastisitas tinggi dimana didapatkan nilainya 33,02%, Untuk hasil batas-batas atterberg yang didapatkan pada penilitian tersebut yang memiliki rentang antara 25% - 41% tanah di km 24 panorama II sintinjau laut mempunyai potensi pengembangan yang sangat tinggi, untuk pengujian dari hasil kuat tekan bebas tanah yang di variasikan pada cycle 0,1,2,3 tersebut dapat disimpulkan bahwa kondisi optimum memiliki nilai tertinggi. Hal ini dikarekan kondisi optimum (cycle 0) mempunyai daya dukung tanah yang cukup baik sehingga sampel tanah yang diuji mengalami keadaan stabil dan semakin merapatnya jarak antara partikel tanah yang menjadikan tanah tersebut lebih padat jadi dalam penelitian ini bisa kita simpulkan bahwa Semakin banyak siklus pengeringan-pembasahan dilakukan pada sampel nilai kuat tekan bebas cendrung menurun diakibatkan oleh pengaruh air pori-pori yang menyebabkan tanah mengembang disamping itu air pori-pori memberikan tekanan hidrostatis pada butiran yang memicu kuat tekan bebas semakin mengecil atau menurun.
Kata kunci : sifat fisis tanah, sifat mekanis tanah, cycle, kuat tekan bebas tanah.
Tidak tersedia versi lain