Text
Analisis Stabilitas Lereng Sitinjau Lauik-Sumatera Barat Akibat Pengaruh Kadar Air Tanah
Sitinjau Lauik terletak di lereng bukit, dengan banyaknya serta bermacam-macam jenis kendaraan yang melintasi ruas jalan ini serta dibarengi dengan intensitas hujan yang tinggi dengan waktu yang lama menyebabkan meningkatnya beban yang bekerja pada lereng. Dalam hal ini diperlukan kajian yang mendasar mengenai kestabilan lereng akibat pengaruh kadar air tanah. Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas lereng Sitinjau Lauik-Sumatera Barat akibat pengaruh kadar air tanah. Analisa dilakukan berdasarkan data hasil penelitian dari pengujian tanah yang berasal dari Panorama II Sitinjau Lauik, Sumatera Barat.
Pada tugas akhir ini, analisa dilakukan dengan menganalisis faktor aman dari Lereng Sitinjau-Lauik menggunakan metode analisis stabilitas lereng dengan lereng tak terhingga (infnite slope) dan analisis stabilitas lereng dengan bidang longsor berbentuk lingkaran (circular slope) dan divalidasi dengan menggunakan software slope/w.
Dari hasil analisia ditarik kesimpulan bahwa lereng Sitinjau Lauik-Sumatera Barat akibat pengaruh kadar air 24,28% ; 27,32% ; 30,35% ; 33,38%, ; 36,42% dan 39,46% menunjukkan bahwa tanah berada pada keadaan yang stabil karena faktor keamanannya (F > 1,25). Sedangkan untuk kadar air 21,25% menunjukkan bahwa tanah berada dalam kondisi yang kritis karena nilai rata-rata dari safety factornya berada pada interval 1,07-1,25.
Kata kunci : stabilitas lereng, Sitinjau Lauik, slope/w, faktor keamanan
Tidak tersedia versi lain