Text
PENGARUH VARIASI TINGGI AWAL BAHAN TERHADAP SIFAT BRIKET ARANG DAN SEKAM PADI
ABSTRAK
Energi merupakan permasalahan utama duia saat ini. Diperlukan suastu solusi untuk mengatasi masalah ini. Salah satu solusi yang saat ini digalakkan oleh pemerintah adalah penggunaan energy alternative sebagai pengganti bahan bakar fosil, bahan bakar alternative yang sudah beredar di masyarakat salah satunya adalah briket. Salah satu energi alternative tersebeut adalah pemanfaatan biomassa sebagai briket dari sekam padi maupun arang sekam padi. Pada sekam dan arang sekam padi akan menggunakan kanji sebagai perekatnya, pemberiketan menggunakan tinggi awal bahan pada cetakan dan akan di tekan sampai 5cm untuk mendapatkan bentuk briket yang sudah distandarkan, Pencetakan pada beriket dilakukan dengan cara pemadatan dan ditahan. Penahanan pada pemberiketan dilakukan selama 5 menit pada arang dan 40 menit pada sekam padi. Kanji yang di gunakan untuk sekam padi berbeda dengan arangnya, pada briket arang sekam padi kandungan kanji 5% sedangkan pada sekam padi penelitian ini menggunakan kanji sebanyak 50%. Briket yang sudah di cetak akan dikeringkan dengan suhu 200oC sselama 1,5 jam menggunakan oven listrik. Briket sekam padi dan arang sekam padi akan diberi tiga (3) pengujian yaitu ; Uji lama penyelaan , Uji ketangguhan (droptest), Uji nilai kalor. Briket sekam memiliki nilai kalor yang lebih tinggi dibandingkan arang sekam, briket arang mempunyai nilai droptest yang tinggi , pada lama penyalaan briket, arang lebih cepat menjadi abu dan mempunyai kualitas bara yang cukup bagus dibandingkan sekam padi. Hasil dari penelitian nilai kalor pada briket sekam padi 3352,49 Kkal/gr dan nilai kalor arang sekam 3178,8 Kkal/gr.
Kata kunci : Sekam padi, Arang sekam, Briket, Uji drop test, Uji nilai kalor
Tidak tersedia versi lain