Text
ANALISIS ENERGI DAN EKONOMI ALAT PENGERING PADI ALIRAN CAMPUR
ABSTRAK
Indonesia merupakan negara agraris yang sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani. Pengamatan yang saya lakukan di Provinsi Sumatera Barat, pada umumnya para petani masih menggunakan metode konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsumsi energi yang terpakai selama proses pengeringan padi dan mengetahui ekonomi alat pengering padi jenis aliran campur dengan tungku biomassa untuk mengeringkan padi. Komponen Utama alat pengering tipe aliran campur adalah motor listrik, poros, browler, vibrator, buket elevator, dan tungku biomassa. Alat pengering padi aliran campur mengunakan temperature 78 ̊C, Laju pengeringan ialah 7,7919 kg/jam, dari kadar air 20,90 % hingga kadar air 13,30 % dengan lama pengeringan 4,5 jam untuk mengeringkan padi 400 kg. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa alat pengering aliran campur menbutuhkan konsumsi energi spesifik sebesar 2,108731 kWh/kg, konsumsi energi listrik spesifik 2,108731 kWh/kg dan konsumsi energi thermal spesifik 1,967512 kWh/kg. Investasi awal (FC) alat pengering padi Rp 55.000.000. Tingkat pengambilan modal(ROR) alat pengering padi aliran campur 52 %. Waktu pengembalian modal (PBP) alat pengering padi aliran campur 1,9 tahun atau 22 bulan. Titik impas (BEP) alat pengering padi aliran campur ialah
258.417,13 kg/tahun
Kata Kunci: padi, pengering, aliran campur, energi, ekonomi
Tidak tersedia versi lain