Text
PENGARUH LETAK GEOGRAFIS PENEMPATAN LOKASI TOWER DAN PANJANG SPAN TERHADAP JUMLAH GANGGUAN BACK-FLASHOVER PADA SALURAN TRANSMISI 150 KV PAYAKUMBUH - KOTO PANJANG
Pengaruh Letak Geografis Penempatan Lokasi Tower Dan Panjang Span Terhadap Jumlah Gangguan Back-Flashover Pada Saluran Transmisi 150kV Payakumbuh – Koto Panjang
Imam Anwar Fauzi
2016310039
Program Sarjana Teknik Elektro
ABSTRAK
Saluran transmisi 150 kV Payakumbuh – Koto Panjang memiliki panjang saluran
84,844 kms dengan jumlah 248 tower yang dominan berada didaerah bukit. Berdasarkan data dari UPT Padang, dari tahun 2010 - 2019 terdapat 142 gangguan Flashover dengan IKL(isokeraunik level) yang sangat tinggi. Analisa data dilakukan dengan metode Anderson dan simulasi EMTP. Faktor yang mempengaruhi nilai dari Back-Flashover yakni berdasarkan tipe menara. Untuk Tower Tipe BB yang lebih dominan terjadi Back-flashover dikarenakan lebih dari 60% yaitu tower yang ada didaerah Payakumbuh – Koto Panjang menggunakan Tower Tipe BB dikarenakan Tower Tipe BB ini memiliki ketinggian paling tinggi, sehingga peluang tower pada saat terjadinya Back-Flashover sangat besar dan jumlah gangguan Back-Flashover juga dipengaruhi oleh Nilai Tahanan Pentanahan, Semakin tinggi Nilai tahanan kaki menara maka semakin tinggi pula terjadinya Back-Flashover.
Kata kunci: Letak Geografis Tower, Saluran transmisi, gangguan petir, Nilai Tahanan
Pentanahan, Anderson methode dan Simulasi EMTP.
Tidak tersedia versi lain