Text
PEMETAAN LAHAN TERBAKAR DI TAMAN NASIONAL TESSO NILO MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT-8 (STUDI KASUS : PROVINSI RIAU)
PEMETAAN LAHAN TERBAKAR DI TAMAN NASIONAL TESSO NILO MENGUNAKAN CITRA LANDSAT-8 (Studi Kasus: Provinsi Riau)
TIA MUTIA SISKA
2017510019
Program Studi Teknik Geodesi Institut Institut Teknologi Padang Jl. Gajah Mada Kandis Nanggalo, Padang – 25143, Indonesia
Email:tiageodes123@gmail.com
ABSTRAK
Kelengkapan dan ketepatan dalam penyajian dari bentuk area yang terbakar sangat diperlukan untuk menyajikan informasi spasial sebaran area kebakaran. Penginderaan jauh merupakan metode paling praktis, yang tersedia bagi peneliti untuk meninjau kebakaran hutan serta mengukur dan memetakan dampak dari kebakaran hutan. Tujuan penelitian ini untuk mengklasifikasikan tingkat kebakaran berdasarkan tutupan lahan dikarenakan kumpulan data kejadian kebakaran yang ada diketahui tidak lengkap. Normalized Burn Ratio (NBR) merupakan salah satu metode penginderan jauh dengan mengklasifikasikan tingkat kebakaran melalui Citra Landsat 8 OLI/TIRS dengan resolusi sapsial 30 meter. Hasil rasio Normalized Burn Ratio (NBR) dapat mengklasifikasikan tingkat keparahan kebakaran yang di aplikasikan di Taman Nasional Tesso Nilo Provinsi Riau. Dimana Taman Nasional Tesso Nilo Provinsi Riau merupakan hutan hujan tropika daratan rendah (lowland tropical rain forest) dan salah satu hutan dataran rendah yang masih tersisa di Pulau Sumatera.. Dari penelitian ini didapatkan klasifikasi tingkat kebakaran di Taman Nasional Teso Nio Provinsi Riau, dengan persentase lahan yang mengalami kebakaran berjumlah 51,38% dengan berbagai jenis tingkat kebakaran dan tidak terbakar hanya 40,38%
Kata Kunci: Penginderaan Jauh, Normalized Burn Ratio (NBR), Penutupan Lahan
Tidak tersedia versi lain