Text
ANALISIS POTENSI KONFLIK TERKAIT STATUS KEPEMILIKAN BIDANG TANAH DI WILAYAH USAHA PERTAMBANGAN (WUP)
ANALISIS POTENSI KONFLIK TERKAIT STATUS KEPEMILIKAN BIDANG TANAH DI WILAYAH USAHA PERTAMBANGAN (WUP)
(Studi Kasus : Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta)
Ahmad Gunadi
2016510019
Program Studi Teknik Geodesi, Institut Teknologi Padang
Jl. Gajah Mada Kandis Nanggalo, Padang - 25143, Indonesia
Email : Ahmadgunadi737@gmail.com
Abstrak
Kebijakan pemerintah untuk mewujudkan kebijakan satu peta atau One Map Policy (OMP) sebagai sarana tata kelola pertanahan dalam mencegah konflik penguasaan lahan di Indonesia. Konflik pertanahan yang sering terjadi disebabkan oleh ketidak selarasannya dalam administrasi pertanahan dari beberapa lembaga atau instansi yang belum terintegrasi karena perbedaan referensi, skala, format, dan sistem koordinat. Perbedaan data memicu terjadinya konflik spasial salah satunya yang terjadi di Kabupaten Gunung Kidul yang dikenal sebagai wilayah karst (kapur). Kekayaan akan batuan kapur tersebut menjadi daya tarik dari para investor untuk melakukan penambangan batuan gamping di kawasan ini sehingga menimbulkan permasalahan mengenai tumpang tindih antara kepemilikan tanah dengan Wilayah Usaha Pertambangan (WUP). Tujuan Penelitian ini untuk memperoleh sebaran potensi konflik kepemilikan bidang tanah terhadap WUP. Penelitian ini menggunakan metode overlay yang dilakukan pada aplikasi ArcGIS dengan menggabungkan atau menumpukkan data peta tematik untuk mendapatkan hasil peta sebaran potensi konflik kepemilikan bidang tanah di WUP Kabupaten Gunung Kidul. Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan kepemilikan bidang tanah yang berada di dalam WUP seluas 35,977 Km2 dengan jumlah 21.097 bidang tanah atau sebesar 32,92% dari 109,268 Km2 luas WUP. Dari 14 kecamatan yang berpotensi konflik, Kecamatan Panggang memiliki potensi konflik paling tinggi dengan persentase 31,71% atau seluas 11,403 Km2.
Kata Kunci : Potensi Konflik, Wilayah Usaha Pertambangan, Kepemilikan Bidang Tanah, Overlay
Tidak tersedia versi lain