Text
STUDI PENGGUNAAN PASIR DHARMASRAYA DAN PENAMBAHAN CANGKANG SAWIT SEBAGAI AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL.
ABSTRAK
Semakin tingginya pertumbuhan penduduk menyebabkan meningkatnya jumlah pembangunan, salah satunya dibidang konstruksi. Seperti hal nya pada pembuatan konstruksi sangat banyak menggunakan beton dengan bahan dasar semen. Meningkatkan produksi industri semen yang mengakibatkan banyaknya penambangan dan kerusakan alam dari hasil penambangan bahan penyusun semen itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kapur cangkang keong sawah sebagai bahan tambah terhadap kuat tekan beton. Penelitian ini menggunakan campuran abu cangkang keong dengan variasi penambahan sebesar 1%, 2%, 3%, dan 4% dari jumlah semen. Dalam penelitan ini kuat tekan beton rencana K-250 dengan benda uji kubus dengan ukuran 15 cm x 15 cm x 15 cm sebanyak 15 buah dengan umur pengujian 28 hari. Berdasarkan hasil pengujian kuat tekan umur 28 hari didapatkan kuat tekan beton, untuk beton normal sebesar 293,01 kg/cm2, dengan penggunaan kapur cangkang keong 1% sebesar 216,93 kg/cm2, dengan penggunaan kapur cangkang keong 2% sebesar 251,53 kg/cm2, dengan penggunaan kapur cangkang keong 3% sebesar 267,03 kg/cm2, dengan penggunaan kapur cangkang keong 4% sebesar 283,61 kg/cm2. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan kita dapat mengetahui bahwa pengaruh penggunaan kapur cangkang keong sebagai bahan tambah terhadap kuat tekan beton dengan persentase variasi penambahan 1% terjadi penurunan kuat tekan dari beton rencana, dan cenderung naik di penambahan 2%,3% dan 4% dari beton rencana.
Kata kunci : Kapur cangkang keong, kuat tekan, beton normal.
iii
Tidak tersedia versi lain