Text
KAJIAN ULANG STABILITAS DAN DISPLACEMENT DINDING PENAHAN TANAH (STUDI KASUS RUAS JALAN MUARO KALABAN- SAWAH LUNTO KM 89+100)
INTI SARI
Kejadian bencana alam, seperti gempa, hujan lebat mengakibatkan berkurangnya daya dukung tanah. Hal akan berdampak pada bangunan yang ada di sekitarnya termasuk dinding penahan tanah. Bangunan dinding penahan tanah pada Ruas jalan Muaro Kalaban-Sawah Lunto dibangun dibawah jalan dan diatas sungai, sehingga dimungkinkan adanya ketidakstabilan pada dinding penahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka aman dan deformasi pada dinding penahan tanah.
Penelitian dimulai dengan mengumpulkan data sekunder dan data yang lainnya diperoleh dari pendekatan pustaka. Data tersebut diinterpretasi terlebih dahulu sebelum dapat digunakan dalam analisis. Dalam analisis ini, stablitas dinding penahan tanh dihitung dalam dua (kondisi), yaitu kondisi muka air normal dan muka air banjir. Untuk displacement pada dinding penahan tanah dihitung menggunakan bantuan aplikasi Plaxis v8.6 dengan metode elemen hingga.
Dari penelitian ini didapatkan bahwa dinding penahan tanah tidak aman terhadap penggeseran dan penggulingan baik pada kondisi muka air normal maupun muka air banjir, dengan Fgs = 1,1788 ; Fgl = 1,4320 kondisi muka air normal dan Fgs = 1,9684 ; Fgl = 0,8971 kondisi muka air banjir. Namun, aman terhadap daya dukung tanah dengan F = 5,0786 (kondisi muka air normal) dan F = 3,9012 (kondisi muka air banjir). Sedangkan akibat beban gempa didapatkan bahwa dinding penahan tanah tidak aman dalam kondisi muka air banjir dengan nilai factor aman Fgs = 1,2460 ; Fgl = 1,1853 ; F = 1,9705 dan pada konsdisi muka air banjir didapatkan dinding penahan tanah amanterhadap penggulingan dan daya dukung tanah, dan tidak aman terhadap penggeseran dengan nilai Fgs = 1,8018; Fgl = 4,8116 dan F = 4,0851.
Kata kunci : Dinding penahan tanah, stabilitas, Plaxis.
Tidak tersedia versi lain