Perpustakaan Institut Teknologi Padang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ANALISIS PENGARUH SISTEM OUTRIGGER TERHADAP RESPON STRUKTUR BANGUNAN TINGGI
Penanda Bagikan

Text

ANALISIS PENGARUH SISTEM OUTRIGGER TERHADAP RESPON STRUKTUR BANGUNAN TINGGI

Fathin Hamamah - Nama Orang;

Bangunan gedung 40 lantai yang berlokasi di Jakarta Pusat merupakan proyek gedung bertingkat tinggi yang direncanakan menggunakan material composite. Dengan menggunakan material tersebut dapat diperoleh kekakuan, kestabilan, kekuatan, dan keamanan yang baik. Dari segi efektifitas pada struktur bangunan tinggi di daerah rawan gempa perlu analisis yang baik, maka perlu mengunakan penahan gaya lateral yaitu mengunakan sistem outrigger. Dalam konsep ini, outrigger berfungsi sebagai penahan gaya lateral yang menghubungkan corewall dengan kolom yang terletak pada bagian terluar dari bangunan tersebut. Model analisis gedung
40 tingkat dengan corewall yaitu model 1 tanpa outrigger, model 2 dengan mengunakan corewall dan outrigger pada lantai 14-15, model 3 dengan mengunakan corewall dan outrigger pada lantai 20-21, model 4 dengan mengunakan corewall dan outrigger pada lantai 25-26 dan model 5 dengan mengunakan corewall dan outrigger pada lantai 30-31. Metode analisis terhadap beban gempa menggunakan analisis dinamis respon spektrum berdasarkan SNI1726:2012 dengan bantuan software SAP2000 versi 14. Hasil analisis menunjukan bahwa gedung tinggi 40 lantai tanpa outrigger tidak memenuhi pesyaratan drift menurut SNI 1726: 2012 pasal 7.8.6. Sedangkan analisis yang dicobakan diperoleh bahwa model corewall dan outrigger pada lantai 20 adalah yang paling efektif memenuhi 5 persyaratan menurut SNI 1726:2012. Penempatan outrigger pada lantai 20 bangunan menunjukkan respon yang paling baik dimana mampu menurunkan nilai drift sebesar 4,321 cm. Oleh karena itu, penempatan outrigger pada gedung tinggi harus dipertimbangkan dengan baik agar penggunaannya dapat meningkatkan perilaku sruktur.

Kata kunci: Sistem Outrigger,respon struktur dan bangunan tinggi


Ketersediaan
#
Perpustakaan ITP (karya ilmiah 1) 2121-017
2121-017
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
Tugas Akhir Teknik Sipil Sarjana
No. Panggil
2121-017
Penerbit
Padang : Fakultas Teknik ITP., 2021
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2016210033
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
computer
Tipe Pembawa
-
Edisi
2021
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
FATHIN HAMAMAH
Informasi Lainnya
NIM
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • FATHIN HAMAMAH
    ABSTRAK FATHIN HAMAMAH
  • FATHIN HAMAMAH
    TA FULL FATHIN HAMAMAH
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Institut Teknologi Padang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?