Text
ANALISA PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR IRIGASI DENGAN METODA PENMAN MODIFIKASIDANSOFTWARECROPWAT 8.0 (Studi Kasus Pada Daerah Irigasi Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman)
Analisa Perhitungan Kebutuhan Air Irigasi Dengan Metoda Penman Modifikasi Dan
Software Cropwat 8.0
(Studi Kasus Pada Daerah Irigasi Batang Anai II, Kabupaten Padang Pariaman)
1)Conny Pradeson2)Ir. Drs. Maizir. M.T Jurusan Teknik sipil
Institut Teknologi Padang
E-mail: 1)connypradeson@gmail.com
ABSTRAK
Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, maka bertambah pula kebutuhan pangan. Pembukaan lahan adalah salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri. Ketersediaan air yang di miliki Indonesia dengan curah hujan yang turun sepanjang tahun harus di manfaatkan secara maksimal. Menghitung kebutuhan air merupakan tahapan penting dalam perencanaan irigasi. Dengan maksud tersebut, penulis menganalisis berapa kebutuhan air irgasi yang di butuhkan untuk irigasi Batang Anai I. Perhitungan yang di pakai dengan berpedoman pada KP-01 dan perhitungan software Cropwat 8.0. Perbedaan pada metoda tersebut meliputi evapotranspirasi, pengolahan lahan, curah hujan efektif, dan koefisien tanaman. Berdasarkan perhitungan kebutuhan air KP-01, debit maksimum terjadi pada periode satu November sebesar 1.58 mm/lt/ha dan debit minimum pada periode 1
September sebesar -0.84 lt/dt/ha. Untuk Cropwat kebutuhan air maksimum terjadi pada dekade 3 Oktober sebesar 166,8 mm/dec.
Kata kunci : Kebutuhan air Irigasi, Cropwat 8.0, KP-01
Tidak tersedia versi lain