Text
STUDI ANALISIS PEMILIHAN RUTE PERJALANAN PADANG-PEKANBARU (STUDI KASUS: DARI LOKET KOTA PADANG-LOKET PEKANBARU)
Sumatera barat adalah salah satu provinsi yang sedang melakukan pembangunan dibidang infrastruktur. Pembangunan yang saat ini sedang dilakukan khususnya pada bidang transportasi yaitu pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru, jalan ini direncanakan memiliki panjang jalan 254 km dan dengan lebar jalan 25,9 m yang dibagi menjadi 6 seksi yaitu: seksi 1 Padang-Sicincin, seksi 2 Sicincin-Bukittinggi, seksi 3
Bukittinggi-Payakumbuh, seksi 4 Payakumbuh-Pangkalan, seksi 5 Pangkalan- Bangkinang, seksi 6 Bangkinang-Pekanbaru. Dalam penelitian ini menggunakan model binomial logit untuk mengetahui persentase individu yang memiliki rute jalan told an jalan non tol, pengumpulan data menggunakan teknik stated preference dengan cara menyebar 350 kuesioner kepada sejumlah sampel / calon pengguna jalan tol dan non tol kuesioner disebar dibeberapa agen travel yang menuju Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sosial ekonomi dan perjalanan calon pengguna jalan tol Padang-Pekanbaru, karakteristik yang diperoleh diantaranya sebagai berikut: Untuk tujuan perjalanan. Dari total 350 responden berikut data karakteristik pada responden, berdasarkan jenis kelamin calon pengguna rute perjalanan menggunakan tol atau non tol di dominasi oleh perempuan sebesar (55.7%).Usia calon pengguna jalan tol atau non tol di dominasi oleh usiah 26-35 tahun sebesar (33,4%). Status calon pengguna jalan tol atau non tol didominasi oleh responden yang memiliki status menikah (55.1%). Pendidikan calon Pengguna jalan tol atau non tol paling mendominasi ialah SMA ( Pelajar ) sebesar (45.4%) menggunakan rute perjalanan jalan tol atau non tol lainnya(atau tidak menentu mereka melakukan perjalanan) 52%. Pekerjaan dari total responden 31.7% memiliki pekerjaan sebagai lainnya. Pendapatan calon pengguna rute perjalanan tol atau non tol umumnya berpendapatan rendah yakni Rp. 1.000.000-2.000.000 sebanayak 28.6%. Untuk pendapat responden sebagai berikut
45,43% memiliki tujuan berwisata, 60% akan menggunakan keduanya, 92,9% akan menggunakan jalan tol, 63,1% memiliki alasan memilih jalan tol karena waktu perjalanan sedangkan untuk faktor yang paling mempengaruhi adalah faktor perjalanan dan dari hasil persepsi didapat hasil 67% hasil ini menunjukkan bahwa responden setuju untuk beralih ke jalan non tol jika kenyamanan pada jalan tol tidak cukup bagus.
Kata kunci: Pemilihan rute, Model logit binomial, Stated preference
Tidak tersedia versi lain