Text
Analisis Variasi Ketebalan Coating Senyawa Glasir terhadap Daya Tahan Dielektrik Isolator Keramik Saluran Transmisi 150kV
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar nilai coating isolator yang dapat ditembus listrik berdasarkan Basic Insulator Level (BIL). Metode yang digunakan dalam perhitungan tegangan tembus listrik ialah metode Anderson dalam hal ini Critical Fashover (CFO). Untuk mengetahui penurunan daya tahan dielektrik isolator dapat dilihat dari seberapa besar tegangan flashover yang dihasilkan. Hasil dari perhitungan disimulasikan dengan MATLAB logika fuzzy. Pada penelitian ini ketika isolator disetting pada coating 0,3 mm dengan waktu kejadian flash 2 µs maka tegangan flashover yang dihasilkan sebesar 1,3 MV. Hasil simulasi ini menunjukan bahwa pada coating 0,3 mm tegangan flashover yang dihasilkan melebihi dari BIL isolator yang sudah ditetapkan yakni sebesar 1,27 MV. Isolator dalam kondisi seperti ini dapat ditembus listrik atau daya tahan dielektriknya menurun. Secara bersamaan ketika kemampuan coating berkurang, maka dapat diklasifikasikan isolator dalam keadaan kotor.
Kata kunci: isolator, coating, dielektrik, BIL, dan flashover
Tidak tersedia versi lain