Text
KAJIAN VARIASI JUMLAH TUMBUKAN TERHADAP CAMPURAN ASPAL PANAS (AC-WC) DENGAN MODIFAYER PLASTIK
Peningkatan volume lalu lintas yang mengakibatkan kemampuan layanan perkerasan jalan mengalami penurunan. Untuk mengantisipasi penurunan kinerja jalan, dibutuhkan komposisi campuran panas aspal agregat yang lebih baik, aman dan nyaman yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Penambahan polimer seperti plastik bisa meningkatkan kekakuan dari aspal, peningkatan kekakuan akan menigkatkan kualitas perkerasan terhadap rutting dengan perubahan temperatur. Tujuan dari penelitian ini yaitu melihat bagaimana pengaruh variasi tumbukan dengan penambahan plastik vacuum terhadap kinerja dari campuran beraspal AC-WC (Laston), dan
menentukan pada tumbukan keberapa yang mendapatkan Kadar Aspal Optimum yang lebih baik. Tumbukan yang digunakan yaitu 2x75, 2x90, 2x105 dengan komposisi penggunaan plastik vacuum 0% dan 2% dari kadar aspal. Kadar aspal yang digunakan adalah variasi 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, dan 7%. Masing-masing campuran dibuat sebanyak tiga sampel setiap variasinya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan pengujian marshall test dan pencampuran plastik dalam campuran aspal dilakukan dengan cara kering (dry process). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan tumbukan campuran plastik vacuum 0% dan 2% sebagai bahan tambah pada aspal menyebabkan nilai Marshall Quotient (MQ) dan kelelehan (Flow) yang tidak beraturan, menaikan nilai Void Fill With Asphal (VFA), dan juga menaikkan nilai stabilitas, Void In Mineral Aggregate (VMA), dan Void In The Mix (VIM). Berdasarkan spesifikasi Bina Marga 2010 divisi 6 didapatkan kadar aspal optimum 6,25% pada kadar additive plastik 2% dengan tumbukan 2x90 dan 6,5% pada tumbukan 2x75, dapat disimpulkan bahwa plastik vacum dapat digunakan sebagai bahan tambah dalam campuran aspal (AC-WC) dengan tumbukan yang optimal terdapat pada 2x90.
Kata Kunci : Jalan raya, Laston (AC-WC), Plastik Vacum, Tumbukan, Karakteristik Marshall
Tidak tersedia versi lain