Text
ANALISIS PENJADWALAN WAKTU PELAKSANAAN PROYEK GEDUNG BERTINGKAT DENGAN METODE PDM
Keberhasilan ataupun kegagalan dari pelaksanaan sering kali disebabkan kurang terencananya kegiatan proyek serta pengendalian yang kurang efektif , karena hal ini
dapat merugikan kedua belah pihak dari segi waktu maupun biaya. Dalam pelaksanaan pekerjaan di dunia konstruksi, ada beberapa macam model penjadwalan proyek yang
sering digunakan, antara lain Precedence Diagram Method (PDM). Pelaksanaan suatu proyek umumnya sering terjadi penyimpangan dimana waktu penjadwalan yang
direncanakan melampaui batas yang sudah direncanakan. Penjadwalan pada PDM mempertimbangkan hubungan ketergantungan antar aktivitas dan durasi setiap aktivitas.
PDM memakai teknik penyajian secara grafis dengan dasar logika ketergantungan dalam menyusun urutan kegiatan pada suatu proyek. Metode ini menggunakan durasi
waktu yang dianggap sudah pasti dan memudahkan dalam mengamati penjadwalan proyek konstruksi dan melihat durasi yang pasti dari masing-masing kegiatan. Secara
umum Penjadwalan proyek waktu ini bertujuan untuk membandingkan durasi waktu rencana,aktual proyek Pembangunan Gedung Hotel Amaris Padang dengan melakukan
penjadwalan ulang durasi waktu yang sudah direncanakan,serta metode hasil pengembangan analisis teknik penjadwalan waktu menggunakan microsoft project 2007
dan bagaimana bentuk network planning PDM itu sendiri. Dari hasil penelitan disimpul bahwa terjadi perbandingan waktu yang signifikan antara waktu rencana, aktual dari
pelaksanaan proyek Pembangunan Gedung Hotel Amaris Padang yang menyebabkan waktu keterlambatn selama 26 minggu (179 hari) dimana pada waktu rencana durasi
waktu 47 minggu (330 hari) sedangkan aktual 73 minggu (509 hari). Setelah dilakukan recscheduling/penjadwalan ulang dengan metode PDM maka waktu yang efisien untuk
proyek Pembangunan Gedung Hotel Amaris Padang adalah 48 minggu atau (333 hari).
Kata Kunci : Penjadwalan Proyek, Durasi Waktu, Metode PDM, Network Planning PDM
Tidak tersedia versi lain