Perpustakaan Institut Teknologi Padang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PENGUJIAN KUAT TEKAN MORTAR

DENGAN MENGGUNAKAN ABU BONGGOL JAGUNG
SEBAGAI BAHAN CAMPURAN SEMEN
Penanda Bagikan

Text

PENGUJIAN KUAT TEKAN MORTAR DENGAN MENGGUNAKAN ABU BONGGOL JAGUNG SEBAGAI BAHAN CAMPURAN SEMEN

HERU RAHMANDA - Nama Orang;

Mortar merupakan campuran yang digunakan dalam pekerjaan bangunan non structural. Semen digunakan sebagai bahan ikat utama dalam pembuatan mortar. Pada proporsi tertentu nilai kuat tekan mortar justru menunjukkan penurunan kuat tekan. Salah satu cara memperbaiki kekuatan tekan mortar adalah dengan mensubstitusikan suatu bahan ke dalam semen. Dalam penelitian ini digunakan abu bonggol jagung sebagai bahan campuran semen pada mortar. Metodologi penelitian menggunakan metode eksperimental di laboratorium. Benda uji yang digunakan untuk pemeriksaan kuat tekan
dalah kubus 5cm x 5cm x 5cm dengan proporsi campuran 1:4 Dari proporsi campuran
ini masing-masing benda uji disubstitusikan abu bonggol jagung sebanyak 0%, 5%,
10%, 20% dari berat semen. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur perawatan
mortar 3, 7, 14, 21 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan mortar normal
pada umur 3 hari menunjukkan angka 26,6 Kg/cm2. Sedangkan dengan mortarcampuran 5%, 10%, 20% secara berturut-turut dalam umur mortar 3 hari memiliki kuattekan 45,4 Kg/cm, 47,4 Kg/cm2, 34,8 Kg/cm2. Lalu dengan umur mortar 7 hari dengan
kadar campuran 0%, 5%, 10%, 20% secara berturut-turut menunjukan angka kuat tekan 29 Kg/cm2, 48,4 Kg/cm, 52 Kg/cm2, 39,2 Kg/cm2. Sedangakn dengan umur mortar 14hari dengan kadar campuran 0%, 5%, 10%, 20% secara berturut-turut menunjukanangka kuat tekan 37,7 Kg/cm2, 59,4 Kg/cm2, 62,2 Kg/cm2, 57,2 Kg/cm2. Dan untukmortar berumur 21 hari dengan kadar campuran 0%, 5%, 10%, 20% secara berturut-turut menunjukan angka kuat tekan 48,2 Kg/cm2, 61,8 Kg/cm2, 8,8 Kg/cm2, 60,8Kg/cm2. Dan dapat disimpulkan mortar yang didapatkan dari penelitian ini adalah
mortar tipe S yang biasa digunakan untuk pasangan terbuka diatas tanah.Kata kunci: mortar, kuat tekan, abu bonggol jagung, pencampuran semen..


Ketersediaan
#
Perpustakaan ITP 1821-115
1821-115
Tersedia - Available
Informasi Detail
Judul Seri
tugas akhir teknik sipil sarjana
No. Panggil
-
Penerbit
Padang : Fakultas Teknik ITP., 2018
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2014210050
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
computer
Tipe Pembawa
-
Edisi
2018
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Informasi Lainnya
NIM
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • abstrak HERU RAHMANDA
  • Harap masuk untuk melihat lampiran
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Institut Teknologi Padang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?