Text
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR DAN KERIKIL DARI BEBERAPA QUARRY YANG BERBEDA DI KABUPATEN SOLOK SELATAN TERHADAP KUAT TEKAN BETON
Beton adalah bahan gabungan yang terdiri dari agregat kasar dan agregat halus yang dicampur dengan air dan semen, sebagai bahan pengikat untuk membuat komposisi campuran beton yang harus dibuat percobaan-percobaan di laboratorium. Perhitungan berdasarkan sifat fisik material mengunakan komposisi campuran beton dengan perbandingan 1: 2: 3, penilitian ini bersifat eksperiment yang dilaksanakan di laboratorium teknik sipil Institut Teknologi Padang. Dari hasil pemeriksaan sifat fisis, agregat halus dan agregat kasar memenuhi spesifikasi dan bisa digunakan, sedangkan untuk benda uji dilakukan dengan silinder ukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 12 buah sampel dengan umur pengujian 28 hari. Dengan komposisi campuran 1:2:3 nilai rata rata kuat tekan beton adalah agregat halus Pasir Talang dan agregat kasar Panai dengan nilai 26,01 Mpa, agregat halus Pasir Talang dan agregat kasar Pakan Rabaa 21,20 Mpa, agregat halus Panai dan agregat kasar Pasir Talang 24,73 Mpa, agregat halus Panai dan agregat kasar Pakan Rabaa 19,06 Mpa, agregat halus Pakan Rabaa dan agregat kasar Pasir Talang 20,79, terakhir agregat halus
Pakan Rabaa dan agregat kasar Panai 26,18. Dari hasil kuat tekan beton didapatkan agregat halus Pakan Rabaa dan agregat kasar Panai memiliki nilai kuat tekan lebih tinggi.
Kata kunci: Pasir, Kerikil, Quarry, Kuat tekan beton
Tidak tersedia versi lain