Text
ANALISA PERHITUNGAN KEKUATAN BANGUNAN BAWAH JEMBATAN KONVENSIONAL BENTANG 15 METER PADA TANAH RAWA
Pada perencanaan dan pekerjaan jembatan, perencanaan struktur bawah tidak bisa diabaikan begitu saja. Bagian dari struktur jembatan yang terletak di bagian bawah
sangat menentukan bagi kekuatan serta keamanan bangunan diatasnya. Apalagi jembatan yang dibangun pada tanah rawa, dimana tanah rawa merupakan tanah yang
memiliki kandungan air yang sangat tinggi dan mempunyai kapasitas dukung tanah yang rendah. Jadi dengan kondisi tanah seperti itu bagaimana bangunan bawah tersebut
menahan beban diatasnya jika tanah di bawahnya memiliki daya dukung yang rendah. Dengan pengumpulan data sekunder, melalukan perhitungan pembebanan terlebih
dahulu serta menghitung daya dukung, didapatkan hasil yaitu abutment yang dipakai adalah jenis abutment tipe T terbalik dengan lebar 7 m yaitu hampir dua kali lipat dari
tinggi sehingga abutment stabil terhadap guling dan geser. Dan pondasi yang digunakan pada tanah rawa adalah pondasi rakit yang mana tapak abutment sekaligus menjadi
pondasinya. Berdasarkan hasil perhitungan dengan data tanah dari penelitian sebelumnya, didapatkan daya dukung pondasi dangkal (pondasi rakit) yang lebih besar
dari tegangan yang terjadi (qa ijin = 21,29 t/m2 > σmax = 10,57 t/m2 ), maka dengan demikian bangunan bawah tersebut kuat dan aman menahan beban di atasnya. Namun
untuk meningkatkan daya dukung pondasi rakit dan meminimalisir konsolidasi pada tanah, maka ditambahkan cerucuk sebagai alternatif perkuatan pondasi rakit pada tanah
rawa.
Kata kunci : bangunan bawah, jembatan konvesional, tanah rawa.
Tidak tersedia versi lain