Perpustakaan Institut Teknologi Padang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Analisa Perhitungan Kekuatan Bangunan Bawah Jembatan Konvensional Bentang 15 meter Pada Tanah Gambut
Penanda Bagikan

Text

Analisa Perhitungan Kekuatan Bangunan Bawah Jembatan Konvensional Bentang 15 meter Pada Tanah Gambut

Mezi Fitriani - Nama Orang;

Jembatan konvensional atau disebut juga jembatan beton bertulang umumnya digunakan secara luas dalam kontruksi jalan raya, tersusun dari slab beton yang
didukung secara integral dengan gelagar. Dalam merencanakan jembatan, perencanaan struktur bawah jembatan tidak bisa diabaikan. Bagian bawah jembatan merupakan
struktur pemikul beban bangunan atas dan meneruskan beban tersebut ke lapisan tanah. Umumnya kondisi tanah dasar pondasi mempunyai karakteristik yang bervariasi, Jenis
tanah dengan karakteristik fisik dan mekanis masing - masing memberikan nilai kuat dukung tanah yang berbeda. Salah satu jenis tanah dengan daya dukung rendah ialah
tanah gambut. Kontruksi bangunan sipil di atas tanah gambut seringkali bermasalah akibat sifat fisik tanah gambut yang buruk. Kerusakan yang sering terjadi ialah
kontruksi yang mengalami penurunan. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui dan meninjau kekuatan bangunan bawah jembatan konvesional bentang 15
meter pada tanah gambut. Dalam proses penulisan tugas akhir ini, dilakukan terlebih dahulu studi literatur dan pengumpulan data yang terkait dengan tugas akhir ini. Kemudian dilanjutkan dengan menghitung beban bangunan atas untuk mengetahui beban yang dipikul oleh satu abutment sebagai acuan untuk merencanakan dimensi
abutment dan tipe pondasi yang mampu memikul beban tersebut. Dari perhitungan yang telah dilakukan diperoleh dimensi abutment dengan tinggi 4,5 meter dan lebar 7 meter. Daya dukung tanah pondasi sebesar 21,70 t/m2. Pondasi yang digunakan adalah pondasi rakit dengan kedalaman 1 meter dan lebar 7 meter. Dibawah pondasi rakit
dipakai cerucuk dengan diameter 15 cm dan jarak antar cerucuk 45 cm, dengan panjang 4 meter. Jumlah cerucuk yang digunakan adalah sebanyak 240 buah. Pemasangan
cerucuk bertujuan untuk meminimalisir konsolidasi tanah gambut. Kata kunci : Bangunan bawah, Jembatan konvensional, Tanah gambut.


Ketersediaan
#
Perpustakaan ITP 1821-103
1821-103
Tersedia - Available
Informasi Detail
Judul Seri
Tugas Akhr Teknik Sipil Sarjana
No. Panggil
1821-103
Penerbit
Padang : Fakultas Teknik ITP., 2018
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2014210085
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
computer
Tipe Pembawa
-
Edisi
2018
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Informasi Lainnya
NIM
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Abstrak Mezi Fitriani
  • Harap masuk untuk melihat lampiran
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Institut Teknologi Padang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?