Text
PENGARUH AGREGAT HALUS DAN AGREGAT KASAR DARI BEBERAPA QUARRY YANG SAMA DARI KABUPATEN SOLOK SELATAN TERHADAP KUAT TEKAN BETON
Beton adalah bahan gabungan yang terdiri dari agregat kasar dan agregat halus yang dicampur dengan air dan semen sebagai bahan pengikat untuk membuat komposisi campuran beton yang harus dibuat percobaan-percobaan di laboratorium dan perhitungan –\ perhitungan berdasarkan sifat fisik material umumnya sering mengunakan komposisi campuran beton dengan perbandingan 1: 2: 3. Peraturan mengenai standart spesifikasi
agregat di indonesia mengalami perubahan seiring dikeluarkannya SNI 7656-2012 dan yang mempunyai persyaratan spesifikasi agregat untuk perencanaan beton. Salah satu hal yang baru yang tercantum dalam SNI 7656-2012 adalah dalam hal penentuan gradasi telah
ditentukan. Penilitian ini bersifat ekspriment yang dilaksanakan di laboratorium teknik sipilInstitut Teknologi Padang, objek pada penelitian ini adalah beton dengan mutu sedang yang menggunakan bahan Standar SNI 7656-2012.benda uji silinder dengan ukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 6 buah sampel dengan umur 28 hari. Berdasarkan analisis dan pembahasan dapat disimpulkan Pasir dan kerikil yang tertinggi adalah quarry dari Pasir Talang dan yang terendah adalah Quarry Panai dan Quarry dari Pakan Rabaa, dengan komposisi campuran 1:2:3 dengan nilai rata rata adalah Quarry Pasir Talang dengan nilai 24,47 Mpa , Quarry Panai 23,09 Mpa, dan nilai terendah Adalah Quarry Pakan Rabaa dengan nilai 21,47 Mpa Kata kunci: Beton 1:2:3, Agregat halus dan agregat kasar,Quarry, Kuat tekan beton
Tidak tersedia versi lain