Text
Pengaruh Bresing cross dan bresing inverted V terhadap penulangan kolom padang gedung beton bertulang
Penggunaan bresing sebagai pengaku tambahan pada subuah portal beton bertulang masih jarang diaplikasikan di daerah rawan gempa, karena portal terbuka dianggap sudah cukup memiliki kekakuan dalam menahan gaya lateral yang disebabkan gempa. Pada kenyataanya, bresing terbukti meningkatkan kekakuan portal, dari segi biaya, portal dengan tambahan bresing dinilai akan lebih efektif dibandingkan portal
dengan tambahan dinding geser yang merupakan dinding struktural penuh beton bertulang yang akan meningkatkan biaya dalam sebuah perencanaan struktur. Dalam penelitian ini akan dianalisa perbandingan pengaruh penggunaan bresing terhadap penulangan kolom. Lalu akan dibandingkan nilai perpindahan (displacement), dan gaya-gaya dalam dari permodelan bresing dan dinding geser tersebut. Untuk menganalisa perpandingan dari 3 permodelan digunakan dengan program bantu ETABS v.9.7.0. Perbandingan hasil nilai displacement arah x dan y menunjukkan bahwa portal dengan bresing cross dan portal dengan bresing inverted V memiliki nilai perilaku yang baik
dalam mengurangi displacement akibat beban yang bekerja. Sesuai dengan fungsi dan keunggulannya bresing cross merupakan jenis konfigurasi bresing yang baik dalam mengurangi displacement, sedangkan bresing inverted V lebih baik dalam menahan tarik
dan tekan. Rasio kebutuhan tulangan kolom yang memikul beban aksial terbesar pada lantai 1 pada struktur portal dengan bresing lebih kecil yaitu ρ = 0,0211 = 2,11 % dengan penampang yang sama besar portal dengan dinding geser pada kondisi eksisting mempuyai rasio tulangan ρ = 0,0273 = 2,73 %. Perubahan luas penampang kolom juga dilakukan untuk melihat efektifitas luas penampang, dengan dimensi kolom yang lebih
kecil yaitu 500 x 500 dan julmlah tulangan yang sama dengan penampang 600 x 600 rasio tulangan ρ = 0,0304 = 3,04 %. Kata Kunci Displacement, Bresing.
Tidak tersedia versi lain