Text
ANALISIS PELAKSANAAN PROYEK DENGAN METODE CPM DAN PERT STUDI KASUS : PROYEK PEMBANGUNAN PASAR PUSAT KOTA PADANG PANJANG BLOK B
Dalam suatu proyek konstruksi, proses penjadwalan adalah salah satu faktor penting penentu berhasil atau tidaknya proyek konstruksi tersebut. Apabila penjadwalan dilakukan dengan cermat dan teliti maka kemungkinan proyek tersebut berhasil akan semakin besar. Dimana penjadwalan itu sendiri memeiliki pengertian yaitu merupakan perangkat untuk menentukan aktivitas yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu proyek dalam urutan serta kerangka waktu tertentu, dimana setiap aktivitas harus dilaksanakan agar proyek selesai tepat waktu. Tujuan dari tugas akhir ini adalah Menentukan jaringan kerja atau network planing pekerjaan proyek yang dilaksanakan dan Menganalisis waktu yang optimal untuk menyelesaikan pekerjaan proyek agar menghindari keterlambatan. Dengan mengetahui produktivitas pekerjaan dalam 1 hari dan menentukan hubungan keterkaitan antar kegiatan kita dapat menggambarkan network planing dari metode CPM dan PERT, sehingga kita mengetahui jenis kegiatan yang berada pada lintasan kritis dan dapat menentukan durasi kerja yang memiliki probabilitas keberhasilan yang tinggi. Dari hasil analisa perhitungan dengan menggunakan metode CPM didapatkan durasi pekerjaan dengan menggunakan produktivitas SNI yaitu 719 hari dan dengan menggunakan produktivitas realisasi di lapangan didapatkan durasi pekerjaan 344 hari. Dengan metode PERT didapatkan
durasi pekerjaan yaitu 345.5 hari dengan nilai probabilitas keberhasilan 50 % untuk mendapatkan nilai probabilitas keberhasilan yang tinggi 99.9 % dibutuhkan durasi pekerjaan yaitu 360 hari.
Kata kunci : CPM, PERT, produktivitas, network planning.
Tidak tersedia versi lain