Text
PENGARUH PENAMBAHAN BAN KARET BEKAS DAN ZAT ADDITIVE TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR BATA BETON
Bata beton merupakan bahan bangunan sebagai alternatif pengganti batu bata. Akan tetapi bata beton memiliki beberapa kelemahan diantaranya rendahnya kemampuan menahan beban tarik karena beton merupakan bahan yang getas (brittle) sehingga mudah retak jika diberi pembebanan. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk memperbaiki sifat getas dari bata beton diantaranya yaitu penambahan zat additive dan bahan yang dapat meningkatkan elatisitas dari bata beton. Pada penelitian ini digunakan additive sikacim yang berfungsi meningkatkan daktilitas bata beton dan bahan tambah ban karet bekas yang memiliki sifat elastis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kuat tekan dan kuat lentur dengan penambahan persentase ban karet bekas dan additive sikacim. Metoda yang digunakan dalam penelitian adalah metoda eksperimen. Yaitu dengan menambahan ban karet bekas yang divariasikan 0%, 1%, 2% dan 3 % dari berat pasir pada komposisi bata beton, kemudian setelah 28 hari dilakukan pengujian tekan dan lentur pada bata beton tersebut. Dari hasil pengujian yang dilakukan penambahan bahan karet pada komposisi bata beton berpengaruh terhadap kuat tekan dan kuat lentur. Makin tinggi komposisi bahan karet maka makin tinggi kuat tekan dan kuat lentur yang diperoleh. Pada bata beton normal kuat tekan 8,43 MPa dan kuat Lentur 4,75 Mpa. Setelah ditambahkan bahan ban karet bekas pada komposisi bata beton maka kuat tekan maksimum 11,52 MPa dan kuat lentur
maksimum 6,28 MPa pada penambahan ban karet bekas 3%.
Keyword : Bata beton, ban karet bekas, zat additive, kuat tekan, kuat lentur
Tidak tersedia versi lain