Text
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR SILIKA SEBAGAI FILLER (BAHAN PENGISI) PADA PEMBUATAN PAVING BLOCK
Paving block adalah suatu komposisi bahan bangunaan yang terbuat dari campuran semen portland atau bahan perekat hidrolis lainnya, air, dan agregat dengan tanpa bahan tambahan lainnya yang tidak mengurangi mutu beton tersebut. Berbagai penelitian dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan sisa material atau limbah sebagai filler (bahan pengisi) atau pengganti sebagian agregat, sehingga dapat menghasilkan paving block yang ekonomis tapi memiliki kuat tekan yang optimum melebihi paving block standar. Pada penelitian ini digunakan pasir silika sebagai filler (bahan pengisi) atau pengganti sebagian agregat, yang berasal dari bukit karang, Kel. Batu Gadang, Kec. Lubuk Kilangan, Kota Padang. Pasir silika tersebut bertekstur agak kasar dan berwarna kecoklatan. Pada penelitian propertis yaitu analisa saringan agregat, pasir silika ini termasuk komposisi agregat halus. Pada pembuatan paving block komposisi semen, pasir dan kerikil divariasikan dengan campuran 10%, 20%, 30%, 40% dan 50% pasir silika dengan umur rencana pemeraman 7,14,21, dan 28 hari. Hasil
penelitian ini diperoleh nilai rata-rata kuat tekan pada campuran 20% pada umur rencana 28 hari terbesar yaitu sebesar 15,869 Mpa. Dengan demikian disamping karena umur rencana, komposisi agregat dan proses pembuatan juga mempengaruhi nilai kuat tekan paving block. Berdasarkan SNI-03- 0691-1996 nilai kuat tekan yang dihasilkan memenuhi syarat pada klasifikasi mutu C yaitu untuk pejalan kaki dengan kuat tekan minimal 12,5 Mpa.
Kata kunci : Paving block, pasir silika, filler, umur rencana, kuat tekan.
Tidak tersedia versi lain