Text
Studi Upaya Peningkatan Keselamatan Simpang Alai Dengan Metode Traffic Conflict Technique (TCT)
Salah satu permasalahan transportasi di Indonesia adalah semakin meningkatnya jumlah kecelakaan yang dapat terjadi karena beberapa faktor,yaitu pengemudi, kendaraan, jalan raya dan lingkungan. Selama ini antisipasi pencegahan kecelakaan dilakukan berdasarkan data kecelakaan yang telah terjadi. Sedangkan suatu kejadian yang hampir menyebabkan terjadinya kecelakaan luput dari
pengamatan dan dianggap kejadian biasa. Untuk melihat tingkat keselamatan di simpang Alai,Kota Padang berdasarkan data konflik yang terjadi. Untuk memecahkan masalah tersebut dan untuk meningkatkan keselamatan, maka dilakukan penelitian dengan metode Teknik Konflik Lalu lintas (TCT) yang didesain untuk dapat memberikan gambaran tentang tingkat keselamatan. Teknik Konflik Lalu lintas (TCT) adalah salah satu metode untuk mengobservasi yang dilakukan dengan cara mendata kecelakaan yang hampir terjadi serta melihat pola terjadinya kecelakaan. Metode ini dikembangkan di Lund University Swedia. Berdasarkan data penelitian yang dilakukan terjadi 66 konflik dari 9962 volume lalu lintas pada simpang Alai,Kota Padang, yang mana dari 66 konflik terjadi 64 diantaranya adalah serius konflik. Sepeda motor adalah kendaraan yang paling banyak terlibat konflik yaitu sebanyak 50 konflik. Dari hasil penelitian juga tingkat pelayanan simpang Alai,Kota Padang berada pada level F. Untuk meningkatkan keselamatan pengendara pada simpang Alai perlu dilakukan perbaikan fasilitas jalan seperti perbaikan trotoar, marka jalan dan perubahan lama sinyal lampu lalu lintas di simpang tersebut.
Kata kunci: Konflik, Volume lalu lintas, Kecelakaan, Keselamatan
Tidak tersedia versi lain