Text
PERANCANGAN PROTOTYPE MESIN TETAS TELUR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ARDUINO UNO R3
investasi lahan bisnis. Tingginya tingkat konsumsi terhadap unggas harus disertai dengan ketersediaan yang memadai. dalam memenuhi kebutuhan tersebut ditemukan permasalahan dimana keterbatasan indukan penetasan. Untuk itu penelitian ini membahas tentang perancangan prototype mesin tetas telur menggunakan mikrokontroler Arduino memanfaatkan sensor DHT11 sebagai pengukur suhu, bekerja secara otomatis guna membantu proses penetasan telur.
Perancangan prototype mesin tetas telur dilakukan 3 tahap yaitu perancangan hardware, perancangan software dan perancangan prototype. Perancangan hardware menggunakan, sensor DHT11 untuk mengukur suhu, motor servo mg995 untuk mengerakkan rak penetas telur secara otomatis, modul relay 4 chanel sebagai kendali arus sumber panas, mikrokontroler arduino menggunakan bahasa pemograman C# dan ethernet shield untuk menghubungkan mikrokontroler dengan web server. Perancangan software menggunakan website dibangun menggunakan bahasa pemograman PHP serta database MySQL untuk menampung nilai suhu. Perancangan prototype menggunakan kotak inkubator dengan ukuran = 37cm x 26cm x 41cm, dan rak penampung telur berukuran = 27cm x 11cm. mampu menampung hingga 50 butir telur puyuh, dengan 3 bohlam sebagai sumber panas, dan satu kipas pendingin. Berdasarkan hasil pengujian pengontrolan suhu telah berjalan stabil sesuai suhu SetPoint oleh inkubator pada cuaca dengan suhu 25-27oC dan tampilan web telah memberi informasi suhu
inkubator serta perputaran rak penetas sesuai penjadwalan servo dan RTC.
Kata kunci: Peternakan Unggas, Sensor DHT11), motor servo mg995, Mikrokontroler, Arduino, Ethernet Shield, Web, PHP, MySQL.
Tidak tersedia versi lain