Perpustakaan Institut Teknologi Padang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

STUDI PENENTUAN SUSUNAN FASA SALURAN UDARA TEGANGAN MENCEGAH DOUBEL CIRCUIT PADA FEEDER 5 GH BALITAN

Yofrialdi - Nama Orang;

PT PLN (Persero) banyak sekali membangun Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) dengan konstruksi Double Circuit (dalam satu tiang terdapat dua circuit/penyulang). Hal ini dikarenakan pertimbangan efisiensi anggaran investasi serta keterbatasan dan kesulitan pembebasan lahan daripada membangun jaringan baru. Namun hal ini jika tidak dilakukan dengan pengaturan dan perhitungan yang tepat, diperkirakan malah akan menimbulkan Jatuh tegangan dan rugi energi teknis yang berlangsung terus menerus dalam waktu yangtidak terbatas. Selain itu, dikarenakan keterbatasan informasi dan pengetahuan, dan dengan pertimbangan kemudahan dalam pemasangan dan manuver, pemasangan SUTM double circuit cendrung disamakan susunan fasanya antar circuit atas dan bawah, yang justru menurut hipotesis penulis akan memperbesar jatuh tegangan dan rugi-rugi energi sistem distribusi. Untuk menekan hal tersebut, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan perubahan konfigurasi susunan fasanya. Namun perlu ditentukan pola konfigurasi yang paling optimal untuk menekan rugi-rugi daya tersebut. Pola konfigurasi mempengaruhi nilai GMD, GMR dan pada akhirnya mempengaruhi besaran Reaktansi Induktif saluran. Untuk menentukan pola konfigurasi yang paling optimal pada konstruksi double circuit skema horizontal, penulis melakukan studi pada enam pola
kofigurasi yang mungkin dilakukan. Setelah dilakukan kajian, Pola yang paling tidak optimal adalah pola 1 (seluruh susunan fasanya sama antara circuit atas dan bawah, dan karen kemudahan dalam pemasangan, pola ini pula yang cendrung diterapkan di lapangan). Sedangkan pola yang paling optimal adalah Pola 3 hanya fasa S yang sejajar atas-bawah, sedangkan Fasa R dan T di-reposisi). Berdasarkan kajian, Pola 3 mampu memperbaiki jatuh tegangan sebesar 7,0% dibanding dengan Pola 1 Sedangkan untuk menentukan besaran rugi energi, penulis melakukan ujicoba di penyulang yang ada PLN Rayon Sitiung, yang mana terdapat dua penyulang (F5 Balitan dan F2 Sungai Dareh) yang terpasang Double circuit yang membentang dari GI Sungai Lansek sepanjang 46,8 KMS dengan beban rata-rata 144,58A. Kondisi dua penyulang tersebut sebelumnya terpasang dengan Pola 1. Setelah dilakukan perubahan konfigurasi menjadi Pola 3, dihasilkan penekanan persentase Rugi Energi sebesar 9,04% dibanding pola 1, dengan saving energi sebesar 28.789 KWh per bulan. Saving energi ini jika dikalikan denga harga jual rata-rata energi per KWH di PLN Rayon Sitiung Rp 805 per KWh, maka dengan perubahan konfigurasi dari Pola 1 ke Pola 3, pada F5 balitan akan mampu menghasilkan saving cost sebesar Rp 23.175.145,00 per bulan.

Kata Kunci: SUTM Double Circuit, Pola Susunan Fasa, Persentase Rugi Energi, Jatuh Tegangan, Saving Cost


Ketersediaan
#
Perpustakaan ITP 1631-018
1631-018
Tersedia - Available
Informasi Detail
Judul Seri
Tugas Akhir Teknik Elektro 2016
No. Panggil
1631-018
Penerbit
Padang : Fakultas Teknik ITP., 2016
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2008315003
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
computer
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Informasi Lainnya
NIM
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Abstrak Yofrialdi
  • Harap masuk untuk melihat lampiran
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Institut Teknologi Padang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?