Text
PENGARUH PENGGUNAAN BATU DOLOMIT SEBAGAI PENGGANTI BATU PECAH TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL
Kekuatan beton dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain, sifat dari material beton itu sendiri, proporsi material, tingkat hidrasi, faktor penambah beton dan bahan metode untuk menguji kekuatan dari beton. Agregat kasar yang sering kita gunakan adalah agregat yang berasal dari batu sungai, sumber daya alam yang tidak mudah untuk diperbaharui. Salah satu agregat kasar yang bisa kita manfaatkan adalah batuan yang berasal dari perbukitan, diharapkan batuan perbukitan ini dapat digunakan sebagai pengganti agregat kasar seperti batu dolomit. Batu dolomit dipecahkan secara manual yang berukuran 1-2, setelah itu dilakukan pengujian analisa saringan, pengujian abrasi, pengujian berat isi dan berat jenis. Setelah pengujian material tersebut dilakukan pembuatan benda uji sebanyak 27 sampel dengan masing-masing proporsi campuran dolomit sebanyak 0%, 50%, dan75% terhadap agregat kasar. Untuk kuat tekan beton rencana K-225 didapatkan 229,09 kg/cm2, pada campuran dolomite 50% didapatkan 157,05 kg/cm2 dan pada campuran dolomite 75% didapatkan 147,47 kg/cm2. Penurunan yang terjadi pada campuran dolomit 50% sebesar 31,44% dan untuk campuran 75% sebesar 35,62%, Dapat dilihat dari campuran 50% dan 75% terjadi penurunan yang signifikan. Dari hasil pemeriksaan penyerapan agregat didapatkan penyerapan sebesar 0,64% pada batu dolomit, hal ini menyebabkan kurangnya daya ikat terhadap campuran beton itu sendiri karena penyerapan air nya sangat kecil.
Kata kunci: Batu dolomit, Agregat kasar, Kuat tekan beton normal
Tidak tersedia versi lain