Text
PENGARUH PENGGUNAAN TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI PENAMBAH CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL
Beton pada umumnya tersusun dari tiga bahan penyusun utama yaitu semen, agregat dan air. Tempurung kelapa merupakan limbah dari hasil sisa pengolahan dari rumah tangga atau industri yang menggunakan kelapa sebagai bahan utama, merupakan suatu tantangan untuk memanfaatkan tempurung kelapa secara optimal. Oleh karena itu, saat ini perlu dicoba tempurung kelapa tersebut sebagai penambah campuran beton yang nantinya diharapkan menjadi beton yang memiliki mutu baik namun tidak mengurangi nilai kekuatan beton serta dapat mengurangi dampak negatif pada tempurung kelapa terhadap lingkungan dan mempunyai nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat.Dalam penelitian ini, tempurung kelapa yang dicampur dengan campuran beton dijemur dengan sinar matahari dan dibersihkan juga dipecah menjadi serpihan berukuran 4.75 mm x 4.75 mm, tempurung kelapa yang digunakan tempurung kelapa yang sudah tua berwarna kecoklatan. Persentase variasi penambahan tempurung kelapa pada campuran beton pada penelitian ini adalah 0%, 0,5%, 1%,dan 1,5%, Dari hasil yang diperoleh pada penelitian
ini mengalami kenaikan kuat tekan beton pada beton rencana K-225, namun mengalami penurunan pada beton normal, dengan hasil penambahan 0% beton normal sebesar 273.135 Kg/cm2, hasil penambahan 0,5% dan 1% pada umur pengujian 28 hari mengalami penurunan kuat tekan beton dari beton normal sebesar 17% dengan hasil 225.462 Kg/cm2 untuk penambahan proporsi tempurung kelapa 0,5%, pada penambahan 1% mengalami penurunan kuat tekan dari beton normal 8% dengan hasil 251.493 Kg/cm2, namun pada penambahan 1,5% pada umur pengujian 28 hari persentase nilai kuat tekan betonnya mencapai 72% dengan hasil 216.865 hal ini menunjukkan terjadinya penurunan kuat tekan beton sebesar 21% dengan penambahan 1,5% pada umur pengujian 28 hari terhadap kuat tekan beton normal, maka dapat dilihat semakin banyak penambahan tempurung kelapa pada campuran beton mengalami penurunan kuat tekan beton, pada beton rencana hal ini disebabkan oleh pengaruh dari hasil yang didapatkan pada pengujian kotoran organik dan pengujian penyerapan tempurung kelapa.
Kata Kunci : Tempurung Kelapa,Campuran Beton, Beton Normal.
Tidak tersedia versi lain