Text
Evaluasi Kapasitas Seismik Bangunan Gedung Beton Bertulang Di Kota Padang
Penelitian ini menjelaskan tentang evaluasi kapasitas seismik gedung beton bertulang eksisting dengan berpedoman ke standar Jepang (Standard for Seismic Evaluation of Existing Reinforced Concrete Buildings) dengan metoda skrining level 2. Dalam metoda ini kapasitas seismik gedung dinyatakan dalam hubungan indek kekuatan dan indek daktilitas yang didapat melalui evaluasi elemen vertikal struktur kolom. Sedangkan elemen dinding diabaikan dalam perhitungan, namun dinding yang tingginya sebagian tinggi kolom (dinding parsial) diperhitungkan untuk mendapatkan tinggi bersih kolom. Indek kekuatan kumulatif dan indek daktilitas bangunan didapatkan dari indek kekuatan dan indek daktilitas masing-masing kolom. Kapasitas seismik gedung dinyatakan dalam bentuk hubungan indek kekuatan dan indek daktilitas bangunan yang dinyatakan dalam nilai basic seismik (E0). Berdasarkan standar ini bangunan yang memiliki E0 lebih besar 0,6 dinyatakan memiliki kapasitas seismik yang cukup untuk daerah rawan gempa. Studi kasus dalam penelitian ini adalah mengevaluasi kapasitas seismik gedung SD N 15 Lolong Padang sebagaimana didapat nilai E0 sebesar 1,8 yang berarti gedung SD N 15 Lolong Padang memiliki kapasitas seismik yang cukup untuk daerah rawan gempa.
Kata Kunci : Evaluasi Seismik, Indeks Seismik Dasar, Gempa
Tidak tersedia versi lain