Text
STUDI PENGGUNAAN PEMBANGKIT SOLAR CELL (HYBRID) UNTUK MENGURANGI SUSUT ENERGI APLIKASI DI PT PLN (PERSERO) RAYON TUA PEJAT
Sistem dari Pulau Sipora seluruhnya dipasok atau disuplai dari PLTD Tua Pejat di bagian Sipora Utara dengan kapasitas 995 KW dengan beban puncak mencapai 610 KW, sejalan dengan misi perusahaan yaitu pengurangan konsumsi BBM dan pelumas yang terlalu besar pada Pulau Sipora mencoba mengkaji dengan menggunakan teknologi baru yaitu PLTS dengan memanfaatkan energi surya yang akan dikonversikan dengan menggunakan Solar cell untuk dapat menghasilkan energi listrik yang nantinya akan dipararelkan ke sistem 20 KV di pulau Sipora, dengan pengoperasian PLTS sehingga dapat melakukan penghematan dengan mengurangi penggunaan BBM (Bahan Bakar Minyak) dan pelumas pada PLTD. Kapasitas dari Solar Sell sendiri mampu menghasilkan 1 KW dengan luas 10 m². Sistem kelistrikan di Kepulauan Mentawai pulau Sipora dikelola oleh PLN Rayon Tua Pejat sepenuhnya dengan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Disel
(PLTD) karena daerahnya isolated. PLTD Tua Pejat sekarang telah dioperasikan selama 24 jam sehingga akan dapat menghabiskan bahan bakar minyak (BBM) dan pelumas akan besar, karena masih menggunakan PLTD maka setiaphari harus dilakukan pemadaman untuk melakukan perawatan selama -/+ 3 jam/hari Maka diperlukan pembangkit alternativ guna mengurangi konsumsi bahan bakar minyak dana penggunaan pelumas pada pembangkit PLTD dengan menggunaka PLTS yang nantinya Hibriddengan PLTD.
Kata kunci:Efisiensi BBM dan Pelumas, PLTS, PLTD
Tidak tersedia versi lain