Text
ANALISA SETTING GROUND FAULT RELAY (GFR) SEBAGAI PROTEKSI PADA TRAFO TENAGA DARI HUBUNG SINGKAT FASA - TANAH ( Aplikasi : Gardu Induk Padang Luar )
Transformator berfungsi sebagai penyalur daya listrik sekaligus menaikkan dan menurunkan tegangan pada sistem tenaga listrik, karena pentingnya akan peran dari transformator maka sangatlah perlu diperhatikan akan sistem proteksinya. Karena dalam kenyataannya sistem tenaga listrik sangat rentan akan gangguan yang terjadi, salah satunya yaitu gangguan hubung singkat, dimana gangguan hubung singkat mengakibatkan adanya besaran arus yang melebihi arus nominal pada sistem. Agar dapat tercegahnya sistem tenaga listrik dari gangguan tersebut diperlukan pengaman yang sensisitif, andal, selektif, cepat, peka dan ekonomis. Relai gangguan tanah atau biasa disebut ground fault relay (GFR) digunakan sebagai relai pelindung dari gangguan hubung singkat fasa ke tanah dengan memberikan perintah ke PMT untuk memutuskan sistem tenaga listrik setelah membandingkan nilai setting pada relai GFR dengan besaran arus gangguan yang terjadi. Setelah melalui perhitungan untuk nilai setting pada GFR yang ada di gardu induk padang luar dari sisi incoming 20 kV dan sisi outgoing 20 kV, yang dimulai dari jarak 0 %, 10 %, 20 % sampai dengan jarak 100 %, maka didapat perbedaan selisih kerja waktu (granding time) sisi incoming 20 kV dengan sisi outgoing 20 kV sebesar 0,4 detik. Perhitungan pada arus gangguan hubung singkat membuktikan bahwa semakin dekat titik arus gangguan semakin besar pula arus gangguan hubung singkatnya begitu pula sebaliknya. Dengan semakin besarnya arus gangguan yang terjadi maka semakin cepat pula koordinasi setting relai GFR.
Kata kunci : hubung singkat, setting relai gangguan tanah, transformator
Tidak tersedia versi lain