Text
ANALISA FRACTURE TOUGHNESS KOMPOSIT RESIN EPOXY YANG DIPERKUAT SERAT PINANG
Pinang atau dalam bahasa latin disebut Arecha Catechu L adalah tanaman yang
menghasilkan serat dari buahnya, serat pinang memiliki peluang untuk dikembangkan
sebagai media penguat pada komposit Resin epoxy. Tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui ketangguhan retak pada pengujian Fracture tuoghness (K1c) dan
mengetahui perambatan retak terhadap uji bending yang memakai standar ASTM
D5045, Dengan komposisi matrik dan serat 70% : 30%dengan variasi panjang serat 0,5-
1 cm, 1,5-2 cm dan 2,5-3 cm. Dari hasil pengujian K1c didapatkan hasil bahwa semakin
panjang serat maka semakin naik pula nilai K1c, nilai K1c tertinggi di dapat 7,2
MPa.mm½ dengan panjang serat 2,5-3 cm. Dari hasil pengujian bending juga
mengambarkan bahwa semakin panjang serat maka kekuatan bending juga semakin
naik dengan nilai bending tertinggi 17,13 MPa dengan panjang serat 2,5-3 cm. Dari
hasil pengamatan secara makro, diduga naiknya nilai K1c terjadi karena mekanisme
penguatan pull out.Kata Kunci : Komposit Serat Alam, Serat Pinang, Variasi Panjang Serat,
Ketangguhan Retak
Tidak tersedia versi lain