Text
PERBANDINGAN HASIL PENGUJIAN TARIK BAJA KARBON RENDAH ANTARA STANDAR ASTM DENGAN STANDAR BRITISH
Suatu logam mempunyai sifat-sifat tertentu yang dibedakan atas sifat fisik, mekanik,
thermal, dan korosif. Salah satu yang penting dari sifat tersebut adalah sifat mekanik.
Sifat mekanik terdiri dari keuletan, kekerasan, kekuatan, dan ketangguhan. Sifat
mekanik merupakan salah satu acuan untuk melakukan proses selanjutnya terhadap
suatu material, contohnya untuk dibentuk dan dilakukan proses permesinan. Untuk
mengetahui sifat mekanik pada suatu logam harus dilakukan pengujian terhadap logam
tersebut. Salah satu pengujian yang dilakukan adalah pengujian tarik. Uji tarik adalah
suatu metode yang digunakan untuk menguji kekuatan suatu bahan/material dengan
cara memberikan beban gaya yang sesumbu. Hasil yang didapatkan dari pengujian tarik
sangat penting untuk rekayasa teknik dan desain produk karena mengahasilkan data
kekuatan material. Dalam pengujian tarik ini sudah mengalami standarisasi di seluruh
dunia, misalnya ASTM, JIS, British Standards, dan lain-lain. Kekuatan tarik yang
didapatkan pada pengujian ialah sebesar 489,4621 N/mm2
dengan menggunakan standar
ASTM E8 M dan 475,7671 N/mm2
dengan menggunakan standar BS 18. Dengan
perbandingan antara kedua pengujian sebesar 2,79 %, keuletan yang didapatkan pada
pengujian ialah sebesar 15,20% pada standar ASTM E8 M dan 15,22% dengan
menggunakan standar BS 18. Dimana persentase perbandingan antara kedua pengujian
ialah sebesar 0,13%. Modulus Elastisitas yang didapatkan ialah sebesar 3220,4154
N/mm2
pada pengujian dengan menggunakan standar ASTM E8 M dan 3125,9336
N/mm2
dengan menggunakan standar BS 18. Dengan perbandingan yang didapatkan
dari kedua pengujian ialah sebesar 2,92%. Hasil pengujian menunjukan bahwa
kekuatan, keuletan dan modulus elastisitas hampir sama, diduga perbedaan disebabkan
oleh ketidak homogenan material yang diuji.
Kata kunci : kekuatan, keuletan, modulus elastisitas
Tidak tersedia versi lain