Text
KAJIAN EFISIENSI SISTEM PENDINGINAN EVAPORATIVE COOLING - DIRECT EVAPORATIVE COOLING
Perkembangan teknologi bidang pendingin udara ruangan saat ini semakin pesat,
ketergantungan manusia terhadap sistem pendingin ruangan dari tahun ke tahun terus
meningkat, mulai dari skala kecil maupun besar salah satunya evaporatif cooling.
Teknologi evaporatif cooling berawal dari konsep pendinginan udara dengan media
air, dimana Evaporatif cooling merupakan komponen refrigerasi yang berfungsi untuk
memindahkan panas dari udara, air atau obyek lainnya dengan cara menyerap kalor
untuk proses penguapan refrigeran.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan temperatur, dengan
variasi kecepatan aliran udara, laju aliran air yang konstan, terhadap relatif humidity,
media pendingin serta efisiensi pendinginan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pendingin air biasa, dengan kecepatan fan
berbeda, berpengaruh terhadap kelembaban udara dan efisiensi Evaporatif cooling,
dimana efisiensi tertinggi terdapat pada kecepatan fan low yaitu dengan kecepatan fan
6,3 m,s dan yang terendah yaitu kecepatan fan high, kecepatan udara yang lebih rendah
menghasilkan kinerja yang baik untuk efisiensi evaporatif cooling karena udara dan
media pendingin air akan lebih lama bersinggungan disaat evaporatif cooling
beroperasi yang memungkinkan penyerapan kalor lebih baik selama proses
berlangsung.
Kata kunci : evaporatif cooling, efisiensi evaporatif cooling,sifat sifat udara.
Tidak tersedia versi lain