Text
ANALISA KARAKTERISTIK GETARAN AKIBAT MISALIGNMENT PULI MESIN ROTARI BERBANTUAN SISTEM PEMANTAUAN KONDISI BERBASIS GETARAN
Getaran pada mesin rotari bukan hanya disebabkan oleh misalignment saja tetapi juga
dapat dikarenakan oleh penyebab lainnya seperti. Ketidakseimbangan massa,
misalignment puli, kelonggaran mekanis, dan sebagainya. Penelitian ini adalah
menemukan ciri getaran akibat offset misalignment, Angular Misaligment dan kombinasi
antara offset misalignment dengan angular misalignment pada sistem transmisi
puli-sabuk pada mesin rotari. Ada beberapa komponen yang terhubung di puli rotor
seperti poros dan rumah bantalan. Sensor di pasang pada rumah bantalan pada sumbu
vertikal, dimana sensor yang terhubung dengan monitor yang akan membaca
karakteristik sinyal akibat misalignment pada prototipe mesin rotari dengan transmisi
puli-sabuk. Kemudian dilakukan pengukuran getaran dengan pemberian offset
misalignment, angular misalignment dan kombinasi keduanya, dengan mengatur offset
misalignment 2, 4, dan 6 mm dan angular misalignment 2o, 4o, dan 6o pada sistem
transmisi puli-sabuk. Getaran diukur dengan menggunakan dua buah accelerometer
berbasis mikro-elektro-mekanikal sistem (MEMS). Getaran yang terukur dalam domain
waktu ditransformasi ke dalam domain frekuensi dengan menggunakan metode Fast
Fourier Transfrom (FFT) yang sudah ada. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan
bahwa karakteristik getaran misalignment pada mesin rotari dengan menggunakan
transmisi puli-sabuk, dengan 16 kali pengujian pada sistem transmisi puli-sabuk. Harga
sinyal getaran dalam root mean square (RMS) ditampilkan dalam bentuk grafik surface
yang dapat memperlihatkan pengaruh offset misalignmet puli, angular misalignmet puli
dan kombinasi keduanya terhadap harga RMS. Dapat dikatakan bahwa ciri getaran yang
dihasilkan adalah, muncul getaran dengan frekuensi dominan 1xs dan 1xm, amplitudo
getaran di frekuensi 1xs lebih tinggi dari pada amplitudo getaran di frekuensi 1xm dan
tidak bisa dilihat secara signifikan perbedaan antara ciri getaran akibat offset
misalignment, angular misalignment maupun kombinasi offset misalignment dengan
angular misalignment.
Kata kunci: mesin rotari, puli-sabuk, getaran, offset misalignment, angular
misalignment, accelerometer berbasis MEMS, amplitudo, frekuensi
Tidak tersedia versi lain