Text
PENGARUH WAKTU PEMERAMAN TERHADAP NILAI KEMBANG SUSUT TANAH LEMPUNG YANG DISTABILISASI DENGAN ABU SERBUK KAYU
Tanah merupakan salah satu bahan konstruksi yang langsung tersedia di lapangan, salah satu jenis tanahnya yaitu tanah berlempung, tanah berlempung yang baik adalah tanah yang memenuhi syarat dan standar mutu tanah yang layak pakai pada pengujian laboratorium atau lapangan. Sifat-sifat tanah yang buruk dan kurang layak untuk dijadikan sebagai dasar suatu bangunan atau konstruksi seperti plastisitas yang tinggi, perubahan volume yang besar dan potensi kembang susut yang besar. Berbagai cara digunakan untuk memperbaiki kekuatan dari tanah lempung, diantaranya dengan penambahan bahan kimia. Guna untuk mengatasi permasalahan yang ada pada tanah lempung maka dilakukan penelitian dengan menggunakan Abu Serbuk Kayu sebagai bahan stabilisasinya. Sampel tanah lempung diambil dari jalan bypass KM 15 sedalam 1 m dari muka tanah dengan jarak 30 m dari lebar luar jalan, sedangkan bahan penstabilisasi yang digunakan adalah abu serbuk kayu, persentase campuran abu serbuk kayu sebesar 6%, dengan masa perawatan 0,1,4,7 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahan stabilisasi abu serbuk kayu dapat memperbaiki sifat fisis dan mekanis tanah lempung. Untuk nilai batas cair, indeks plastis, % lolos saringan no 200 dan nilai pengembangan mengalami penurunan setelah distabilisasi, sementara untuk nilai gravitas khusus, nilai batas plastis, nilai batas susut, kadar air optimum, nilai berat volume kering maksimum dan nilai tekanan pengembangan mengalami peningkatan. Dari hasil optimasi untuk sifat fisis dan mekanis tanah lempung masa perawatan 7 hari dengan presentase abu 6% adalah hasil yang paling baik.
Kata kunci : tanah lempung, abu serbuk kayu, stabilisasi, sifat-sifat fisis, sifat-sifat mekanis
Tidak tersedia versi lain