Text
ANALISA BANGUNAN PELIMPAH MERCU TIPE OGEE EMBUNG PAYO KECAMATAN LUBUK SIKARAH KOTA SOLOK
Air beserta sumbernya termasuk kekayaan alam yang terkandung didalamnya dan mempunyai fungsi sosial, artinya air secara ekonomis merupakan kondisi yang sangat tinggi nilainya, karena dapat melayani cabang-cabang kehidupan masyarakat yang beraneka ragan dan sangat luas. Penggunaan air yang terbesar oleh manusia adalah untuk pertanian, kebutuhan rumah tangga, pembangkit listrik dan kebutuhan lainnya yang bersifat dapat menunjang ekonomi masyarakat, adapun air yang diambil, baik dari air permukaan, maupun air tanah, contonya air yang berasal air permukaan yaitu air dari sungai,danau,waduk, embung, mata air dan sumber lainnya. Dalam merencanakan Bangunan Pelimpah Embung Payo ini, metode yang digunakan dalam perhitungan hidrologi adalah model NRECA dan Rasional, dan data curah hujan Pos Singkarak dan Pos Srukam kabupaten Solok dengan lama pengamatan selam (n) 14 tahun mulai dari tahun 1998 sampai 2011. Dari hasil perhitungan data hidrologi didapat volume aliran masuk sebesar 33.294.M3, kapasitas tampung yang dibutuhkan 65.592.M3, sebagai kapasitas tampung desain, dan debit banjir rencana sebesar 12.07.M3/dtk untuk periode ulang 50 tahun (Q50).Setelah didapat Q50 tahun tersebut, langkah selanjutnya melakukan perhitungan perencanaan hidrolis tubuh Embung, Dari perhitungan didapat tinggi mercu pelimpah 3,00 m, lebar efektif pelimpah 8,31 m, tinggi air
diatas mercu 0,84 m, panjang kolam olaka 8,00 m. Setelah selesai dimensi pelimpah maka perhitungan selanjutnya adalah menghitung gaya-gaya yang bekerja pada tubuh pelimpah diantaranya : gaya akibat berat sendiri pelimpah, gaya akibat tekanan lumpur, gaya akibat tekanan air dan gaya akibat gempa. Dari hasil perhitungan stabilitas, perencanaan bangunan pelimpah amam terhadap guling, geser, eksentrisitas dan daya dukung tanah.
Tidak tersedia versi lain