Text
PENGARUH VARIASI WAKTU TEKAN PEMBUATAN PAPAN PARTIKEL BERBAHAN TKKS DI TAMBAH KULIT PINUS TERHADAP MOE, MOR, IB, PADA TEMPERATUR 180 °C
Papan partikel berpotensi sebagai pengganti kayu untuk menghasilkan suatu produk jadi
dengan kualitas yang tidak kalah di bandingkan kayu solid sehingga dapat mengurangi
tingkat eksploitasi hutan. Salah satu cara yang alternatif untuk mengatasinya dengan
menggantikan partikel kayu dengan serat dari Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS),
TKKS merupakan satu limbah hasil perkebunaan yang ketersediaan nya sangat
melimpah dan belum dioptimalkan. TKKS memiliki potensi sangat bagus untuk di
gunakan di bidang rekayasa, khusus nya sebagai bahan baku untuk pembuatan papan
partikel dengan campuran/ditambah kulit kayu pinus. Untuk mengetahui pengaruh
waktu tekan pada pembuatan papan partikel tanpa perekat berbahan TKKS dan kulit
pinus terhadap MoE dan MoR, IB. dalam pembuatan papan partikel dengan serat TKKS
dan serbuk kulit pinus dengan memvariasikan waktu tekan di klarifikasikan dalam hasil
pengujian sifat fisis dan mekanis. Papan partikel ini terdiri dari serat tandan kosong
kelapa sawit dengan panjang serat berkisar 0,1-2 cm dan kulit kayu pinus lolos saringan
50 mesh setelah itu dikempa dingin dan selanjut nya di kempa panas pada tekanan 7.7 x
10-8 MPa dengan temperatur 180 oC dengan variasi waktu tekan 10, 15, 20, 25, 30
menit, standar pengujian menggunakan SNI 03-2105-2006.
Kata kunci: Limbah TKKS, Kulit pinus, Pengaruh Waktu Tekan, Papan Partikel, MoE,
MoR, IB
Tidak tersedia versi lain