Text
ANALISA ALIRAN DAYA PENAMBAHAN PLTU TELUK SIRIH TERHADAP SISTEM SUMATERA BARAT MENGGUNAKAN SIMULASI ETAP 7.0
Studi aliran beban adalah penentuan atau perhitungan tegangan, arus, daya dan faktor daya serta daya reaktif yang terdapat pada berbagai titik dalam suatu jaringan listrik pada keadaan operasi normal, baik yang sedang berjalan maupun yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui perubahan tegangan, arus, aliran daya aktif dan reaktif dengan sebelum dan sesudah penambahan PLTU teluk sirih terhadap sistem Sumatera Barat dengan simulasi ETAP 7.0. Analisis ini menggunakan metode Newton- Raphson. Dari hasil Simulasi program ETAP 7.0 dapat diketahui bahwa, setelah penambahan PLTU Teluk Sirih ke dalam sistem sumatera barat membuat tegangan, arus, aliran daya aktif dan reaktif mengalami peningkatan. Dari hasil simulasi dapat diketahui bahwa L B atau beban Bungus nilai tegangan meningkat dari 98,96 % menjadi 99,73 %, arus meningkat dari 114,3 A menjadi 115,2 A, daya aktif meningkat dari 27874 kW menjadi 28310 kW dan daya reaktif meningkat dari 9290 kvar menjadi 9235 kvar. Drop tegangan dan losses berkurang. Hal ini dapat kita lihat pada saluran transmisi Batusangkar-Ombilin (BTS-O), drop tegangan berkurang dari 0,44 % menjadi 0,33% dan losses berkurang dari 58,412 kW menjadi 21,453 kW. Hal ini disebabkan karena penambahan PLTU teluk sirih ke dalam sistem Sumatera Barat memperbaiki kualitas penyaluran daya.
Kata kunci : aliran daya, PLTU Teluk Sirih, sistem sumatera barat, ETAP 7.0, metode Newton-Raphson
Tidak tersedia versi lain