Text
ANALISA FILTER HARMONIK DENGAN PERMODELAN TETAP-PROGRAM PADA WATER INTAKE DI PDAM KOTA PADANG
Harmonik merupakan suatu fenomena yang terjadi akibat dioperasikannya beban listrik nonlinier, beban listrik nonlinier adalah beban listrik yang memiliki sifat menyimpang dari hukum ohm. Yang menyebabkan bentuk gelombang arus tidak sinusoidal murni sebab sudah terdistorsi, peralatan beban non linear seperti motor listrik, komputer, printer, inverter dan sebagainya. Tingkat harmonik yang melewati standar dapat menyebabkan terjadinya tingkat panas pada peralatan. Penelitian harmonik ini dilakukan di Water Intake PDAM kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis harmonik yang ada pada sistem kelistrikan Water Intake PDAM Gunung Pangilun kota Padang, Untuk menentukan tingkat harmonik tertinggi pada Water Intake PDAM Gunung Pangilun kota Padang, dan untuk menentukan tipe filter harmonik pada orde tertentu yang memiliki pengaruh paling besar terhadap distorsi pada jaringan. Dari simulasi ETAP-Program Total Harmonik Distorsi Arus THDi line 1 sebesar 28,20% pada orde 3 menjadi
23,11%, pada orde 5 menjadi 15,33% pada orde 7 menjadi 7,84% pada orde 3, 5 dan 7 menjadi 5,95%. THDi line 2 sebesar 32,97% pada orde 3 menjadi 27,02%, pada orde 5 menjadi 17,93% pada orde 7 menjadi 8,76% pada orde 3, 5 dan 7 menjadi 6,97%. THDi line 3 sebesar 62,21% pada orde 3 menjadi 51,03%, pada orde 5 menjadi 34,21% pada orde 7 menjadi 17,54% pada orde 3, 5 dan 7 menjadi
13,82%. Dari simulasi ETAP-Program nilai THDi di Water Intake PDAM kota Padang melebihi dari standar IEEE. Dari simulasi ETAP-Program didominasi oleh harmonik tingkat ke-3, ke-5,dan tingkat ke-7. Maka perlu dipasang filter harmonik untuk mengurangi nilai THDi.
Kata Kunci : Total Harmonik Distorsi Arus (THDi).
Tidak tersedia versi lain