Text
STUDI EVALUASI LANDASAN PACU (RUNWAY) BANDAR UDARA ROKOT, KEPULAUAN MENTAWAI
Bandar Udara Rokot merupakan bandar udara yang terletak di kepulauan Mentawai. Majunya perekonomian di kepulauan mentawai dan banyaknya wahana wisata air yang banyak dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah, maka diperlukan penambahan pesawat untuk mempermudah wisawatan dari pulau lain untuk berkunjung ke Pulau Mentawai. Saat ini landasan pacu di Bandar udara rokot hanya 850 meter, dengan tebal lapis permukaan 10 cm, lapis pondasi atas 10 cm dan lapis pondasi bawah 20 cm. Bandara Rokot baru bisa melayani penerbangan pesawat berkapasitas kecil dengan jenis Cassa C-212 seperti Susi Air. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kemampuan landasan pacu ( Runway ) Bandar Udara Rokot, Kepulauan Mentawai untuk didarati pesawat rencana B-737-200. Metoda yang digunakan mengacu pada standar perencanaan bandar udara yang di keluarkan ICAO ( International Civil Aviation Organization ) dan FAA ( Federal Aviation Agency ). Berdasarkan hasil analisis bahwa panjang landasan pacu yang ada saat ini tidak mampu untuk mengakomodir kebutuhan landasan pacu untuk jenis pesawat B-737-200. Selanjutnya berdasarkan perhitungan penulis, maka diperoleh panjang landasan pacu yang diperlukan untuk jenis pesawat B-737-200 adalah 2574 m, panjang landasan eksisting hanya sepanjang 850 m. Tebal perkerasan berdasarkan hasil perhitungan adalah : lapis permukaan 10 cm, lapis pondasi atas 20 cm dan lapis pondasi bawah 35 cm dengan hasil total 65 cm, sedangkan total tebal perkerasan eksisting adalah 40 cm. Berdasarkan hasil plotting pada wind rose dengan arah landasan eksisting 170° - 350° diperoleh arah angin dominan 99,70 % > 95%. Dari hasil pengolahan dan perhitungan Rencana Anggaran Biaya diperoleh jumlah harga pekerjaan sebesar Rp 30.180.181.600,00 (Tiga Milyar Seratus Delapan Puluh Juta Seratus Delapan Puluh Satu Ribu Enam Ratus Rupiah).
Kata Kunci : Landasan pacu, Struktur Perkerasan, Arah Angin
Tidak tersedia versi lain