Perpustakaan Institut Teknologi Padang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Kajian Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Metoda Manual Desain Perkerasan Jalan 2013 Dengan Metoda Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur 2002-B (Studi Kasus Ruas Inderapura – Tapan KM 209 – KM 211)
Penanda Bagikan

Text

Kajian Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Metoda Manual Desain Perkerasan Jalan 2013 Dengan Metoda Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur 2002-B (Studi Kasus Ruas Inderapura – Tapan KM 209 – KM 211)

ANGGA SEPGI PRATAMA - Nama Orang;

Perkerasan Lentur ( Flexible Pavement ) adalah perkerasan yang menggunakan aspal sebagai bahan pengikat material pasir dan aggregat kasar (split). Penting untuk diketahui Jalan Nasional Ruas Indrapura – Tapan Kab. Pesisir Selatan, Sumatera Barat ini dikerjakan terakhir kali pada tahun 1994, perkerasan yang ada telah banyak rusak dan lebar jalan tidak memenuhi standar jalan nasional. Berdasarkan standar jalan nasional bahwa lebar jalur adalah 7 m, maka akan dilakukan pekerjaan Widening. Oleh sebab itu judul dari tulisan ini adalah Kajian Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Metoda Manual Desain Perkerasan Jalan 2013 Dengan Metoda Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur 2002-B (Studi Kasus Ruas Inderapura – Tapan KM 209 – KM 211). Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan hasil perhitungan tebal perkerasan dan mengidentifikasi kekurangan dan kelebihan dari Manual Desain Perkerasan Jalan Nomor 02/M/BM/2013 dan Pedoman Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur (Pt. T- 01-2002-B). Dari perhitungan perencanaan tebal yang telah dilakukan didapat hasil menurut MDPJ 2013 yaitu : Lapisan Permukaan AC-WC = 4 cm, AC-BC = 6 cm, AC- Base = 7 cm, Lapisan Pondasi Atas Aggregat Klas A = 15 cm, Lapisan Pondasi Bawah Agregat Klas B = 17,5 cm, Perbaikan Tanah Dasar Timbunan Pilihan = 30 cm, dan menurut BM 2002-B yaitu : Lapisan Permukaan AC = 17,5 cm, Lapisan Pondasi Atas Aggregat Klas A = 22,5 cm, Lapisan Pondasi Bawah Agregat Klas B = 30 cm. Dari hasil perhitungan diatas metoda MDPJ lebih ekonomis dibandingkan dengan metoda BM 2002- B, karena hasil yang didapatkan pada pedoman Pt. T-01-2002-B.
Kata Kunci : AC, AC-WC, AC-BC, AC-Base, Lapis Pondasi


Ketersediaan
#
Perpustakaan ITP 1721-033
1721-033
Tersedia - Available
Informasi Detail
Judul Seri
TUGAS AKHIR TEKNIK SIPIL SARJANA
No. Panggil
1721-033
Penerbit
Padang : Fakultas Teknik ITP., 2017
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2015210141
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
computer
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
ANGGA SEPGI PRATAMA
Informasi Lainnya
NIM
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • ABSTRAK
  • Harap masuk untuk melihat lampiran
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Institut Teknologi Padang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?