Text
STUDI POTENSI PENYEBAB MASALAH LALU LINTAS PADA KOTA DAN KABUPATEN DI PROVINSI SUMATERA BARAT
masalah yang ditimbulkan oleh transportasi tersebut juga ikut meningkat, salah satunya di Provinsi Sumatera Barat, khususnya kota dan kabupaten yang ada di Provinsi Sumatera Barat. Mulai dari semrawutnya masalah transportasi sampai kepada kemacetan, karakteristik pengguna jalan dan polusi udara. Kondisi sosial dan tingkat kepadatan penduduk suatu wilayah memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja transportasi di wilayah tersebut. Kecendrungan masalah yang terjadi berupa peningkatan jumlah penduduk yang tinggi, perkembangan pertambahan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat, dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atau jumlah nilai tambah barang atau jasa yang dihasilkan dari seluruh kegiatan ekonomi suatu daerah. Dari ke empat indikator diatas dapat diketahui tergolong level mana potensi penyebab masalah lalu lintas yang ada di kota dan kabupaten di Provinsi Sumatera Barat. Hasil analisa dari indikator tersebut dengan menggunakan metode “cluster analysis” serta dengan menggunakan software SPSS (Statistical Package for the Social Sciences). Hasil dari SPSS tersebut dalam bentuk dendogram yang berguna untuk menunjukkan anggota cluster yang ada. Berdasarkan hasil penelitian, permasalahan transportasi Kota Padang berada pada level I sedangkan Kota Bukittinggi, Kota Solok, Kota Padang Panjang, Kota Payakumbuh dan Kota Sawahlunto berada pada level II. Penyebab utama permasalahan transportasi tersebut disebabkan oleh pertambahan jumlah kendaraan dan pertambahan penduduk yang tidak terkendali. Khususnya Kota dan Kabupaten yang berada pada level III bukan tidak mungkin akan berada pada level II dalam potensi penyebab masalah lalu lintas, oleh karena itu pemerintahan terkait harus pintar memanajemen masalah lalu lintas dari sekarang.
Kata Kunci : Cluster Analysis, SPSS, Dendogram, Kabupaten dan Kota Sumatera Barat
Tidak tersedia versi lain