Text
Studi Evaluasi Kinerja Lampu Pengatur Lalu Lintas Pada Simpang By Pass Lubuk Begalung Kota Padang.
Pengaturan dan pengendalian di persimpangan biasanya diatur dengan beberapa cara, diantaranya menggunakan pulau lalulintas, bundaran dan lampu pengatur lalulintas. Pengaturan simpang dengan pulau lalulintas biasanya digunakan pada simpang dengan volume lalulintas rendah. Jenis bundaran digunakan pada persimpangan empat atau lebih dengan gerakan kendaraan belok kanan cukup besar dan hampir seimbang untuk masing-masing lengan simpang. Sedangkan pengaturan simpang dengan lampu lalulintas dilakukan apabila volume lalulintas pada persimpangan tersebut sudah padat dan sering terjdi kemacetan terutama dimulut persimpangan. Penelitian ini diarahkan pada pengaturan simpang empat lengan menggunakan lampu pengatur lalulintas dengan empat fase, yang bertujuan untuk melihat kinerja persimpangan dan memberikan alternative solusi jika ukuran kinerja tidak tercapai. Kinerja persimpangan biasanya diukur deengan seberapa besar nilai kapasitas, arus jenuh, derajat kejenuhan, panjang antrian, dan tundaan yang terjadi di persimpangan. Ukuran kinerja dapat dilihat dengan memasukan tiga parameter
untama sebagai input, yaitu : volume lalulintas, ukuran geometric simpang, dan tata lingkung. Berdasarkan hasil perhitungan yang didapat untuk jam puncak pagi, siang dan sore yang terbesar Arus Jenuh (S) = 3617 smp/jam pada lengan jalan Lubuk Begalung, Waktu Hilang = 13,13 dtk, Rasio Fase = 0,32, pada jam puncak pagi lengan simpang Jln. By Pass, Waktu Hijau = 38 dtk, pada jam puncak sore lengan simpang Jln. Tanjung Sabar, Kapasitas = 1045,62 smp/jam, pada jam puncak pagi lengan simpang Jln. Lubuk Begalung, Derajat Kejenuhan = 1.30, pada jam puncak siang lengan simpang Jln. By Pass, Jumlah Kendaraan yang antri = 215,20 smp, pada jam puncak sore lengan simpang Jln. Lubuk Begalung. Alternatif solusi yang diusulkan adalah memperlebar jalan masuk pada lengan simpang jalan By Pass baru, jalan By Pass, jalan Tanjung sabar dan jalan
Lubuk Begalung, menertipkan terminal bayangan dimulut lengan Jln. Tanjung Sabar dimana terjadi penyempitan pada mulut lengan simpang agar lengan simpang tersebut dapat lebih optimal.
Kata kunci : Volume lalu lintas, Arus jenuh ,Waktu hilang, dan Sinyal lampu
Tidak tersedia versi lain