Text
Evaluasi Pengaruh Dinding Bata Terhadap Kekuatan Lateral dan Daktilitas Gedung Beton Bertulang
Bangunan gedung struktur rangka beton bertulang dengan dinding bata banyak dipakai di Indonesia termasuk di daerah yang tingkat resiko gempanya tinggi. Dalam perencanaan struktur gedung beton betulang, pengaruh dinding bata dalam struktur rangka selalu diabaikan dengan menganggapnya hanya sebagai komponen tanpa penahan beban (non-structure). Oleh karena itu, dilakukan evaluasi pengaruh dinding bata terhadap kekuatan lateral dan daktilitas gedung beton bertulang. Salah satu metoda evaluasi kekuatan lateral dan daktilitas adalah dengan standar Jepang yaitu The Japan Building Desaster Prevention Assosiation (Standar For Seismic Evaluation Of Existing Reinforced Concrete Building, 2001) pada metode level kedua dan menggabungkan model strut diagonal berdasarkan pada Paulay dan Preistly tentang dinding pengisi bata dalam strukturrangka. Dalam analisis ini yang diperhitungkan hanya dinding penuh, sedangkan pengaruh dinding dengan adanya bukaan diabaikan dengan asumsi bahwa dinding tersebut tidak memberikan kontribusi yang signifikan. Pada tulisan ini dibahas evaluasi pengaruh dinding bata gedung kantor Camat Lubuak Bagaluang Padang. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan dinding bata mempengaruhi kekuatan lateral dan daktilitas gedung beton bertulang. Dengan pengaruh dinding bata kekuatan lateral bangunan meningkat sangat signifikan. Pada Arah X kekuatan gedung dengan pengaruh dinding bata meningkat tiga kali lebih besar dibandingkan tanpa adanya pengaruh dinding bata, akan tetapi daktilitasnya sedikit berkurang.
Kata Kunci: Dinding Bata, Kekuatan Lateral, Daktilitas
Tidak tersedia versi lain