Text
Penggunaan Groin Untuk Penanganan Abrasi Pantai Padang Dengan Material Batu Alam
Pantai Padang adalah pantai pesisir yang mempunyai garis bibir pantai yang cukup kritis yang sering terkena erosi akibat hantaman gelombang laut besar yang mengakibatkan arus ke pantai besar yang mana terjadi pengikisan sendimen dibibir pantai dan juga mengancam pemukiman penduduk pribumi yang ada disekitar daerah pesisir. Untuk mengatasi hal ini maka dilakukan penelitian tinggi gelombang signifikan, tinggi rendahnya pasang surut laut dan peta Bathimetri , maka direncanakan bangunan pengaman pantai yang cocok pada kondisi tersebut adalah Groin yang mana fungsi Groin untuk mempertahankan garis bibir pantai dari pengaruh gelombang dan arus yang ada. Stabilitas konstruksi groin dan tetrapod harus diperhitungan, dari hasil perhitungan stabilitas bangunan groin memenuhi persyaratan. Dari analisa tinggi gelombang signifikan (Hs) didapat = 1,5919 m. Dengan periode gelombang signifikan = 5,5639 detik. Bangunan groin direncanakan tidak mengijinkan air melimpas diatas puncak bangunan ( non overtopping ) dengan tinggi groin 5 m. Dari perhitungan konstruksi groin direncanakan lebar puncak 3,1 m, lebar efektif 13,1 m, kemiringan 1/2, panjang groin 33 m dan perhitungan berat lapis lindung tetrapod 171.45 kg.
Lebar puncak tetrapod 1.66 m. Tebal lapis lindung tetrapod 1.66 m. Elevasi dari puncak untuk tetrapod = 5 m
Kata kunci : Groin, tetrapod, tinggi gelombang, periode gelombang
Tidak tersedia versi lain