Perpustakaan Institut Teknologi Padang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ANALISA PENENTUAN TITIK GANGGUAN BERDASARKAN ARUS GANGGUAN 1 PHASA – TANAH (GFR) UNTUK  MENINGKATKAN KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI
( Aplikasi Express Feeder GH. Teluk Bayur di GI. Pauh Limo )
Penanda Bagikan

Text

ANALISA PENENTUAN TITIK GANGGUAN BERDASARKAN ARUS GANGGUAN 1 PHASA – TANAH (GFR) UNTUK MENINGKATKAN KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI ( Aplikasi Express Feeder GH. Teluk Bayur di GI. Pauh Limo )

Hendra Prianto - Nama Orang;

Gangguan hubung singkat pada saluran distribusi tidak dapat kita hindari, karena gangguan tersebut disebabkan oleh banyak faktor alam seperti alam, usia peralatan, human error dan sebagainya. Namun demikian kita dapat meminilasir gangguan tersebut sehingga dampak yang ditimbulkannya juga akan lebih kecil. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan lokasi titik gangguan berdasarkan arus gangguan hubung singkat 1 phasa – ketanah (GFR) yang terbaca pada GI Pauh Limo, sehingga memungkinkan petugas gangguan untuk langsung menuju lokasi gangguan tanpa harus menelusuri sepanjang jaringan mulai dari GI. Pauh Limo sampai ujung saluran sehingga waktu dalam mencari lokasi dan penyebab gangguan dapat kita persingkat.Untuk Express Feeder GH. Teluk Bayur GI. Pauh Limo ini didapatkan arus gangguan terbesar adalah 288,51 Ampere untuk panjang saluran yang berada pada 0 km, sedangkan arus gangguan untuk 100% panjang saluran (ujung saluran) didapatkan arus gangguan sebesar 251,21 Ampere. Besar arus gangguan antara ujung dan pangkal saluran tersebut pun dapat dilihat pada penelitian ini yang sekaligus menunjukan lokasi gangguan. Selain dapat mempersingkat waktu pemadaman yang timbul akibat gangguan 1 phasa – ketanah juga dapat memperkecil besarnya kWh tak tersalur sebesar 19.729,9 kWh atau setara dengan Rp. 14.401.367,-. Perhitungan ini khusus untuk gangguan Ground Fault 1 phasa ketanah permanen.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi 1531-015
1531-0151
Tersedia - Available
Informasi Detail
Judul Seri
Tugas akhir teknik elektro 2015
No. Panggil
1531-015
Penerbit
Padang : Fakultas Teknik ITP., 2015
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2011310105
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
computer
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Informasi Lainnya
NIM
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Abstrak Hendra Prianto
  • Harap masuk untuk melihat lampiran
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Institut Teknologi Padang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?