Text
ANALISA PENENTUAN TITIK GANGGUAN BERDASARKAN ARUS GANGGUAN 1 PHASA – TANAH (GFR) UNTUK MENINGKATKAN KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI ( Aplikasi Express Feeder GH. Teluk Bayur di GI. Pauh Limo )
Gangguan hubung singkat pada saluran distribusi tidak dapat kita hindari, karena gangguan tersebut disebabkan oleh banyak faktor alam seperti alam, usia peralatan, human error dan sebagainya. Namun demikian kita dapat meminilasir gangguan tersebut sehingga dampak yang ditimbulkannya juga akan lebih kecil. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan lokasi titik gangguan berdasarkan arus gangguan hubung singkat 1 phasa – ketanah (GFR) yang terbaca pada GI Pauh Limo, sehingga memungkinkan petugas gangguan untuk langsung menuju lokasi gangguan tanpa harus menelusuri sepanjang jaringan mulai dari GI. Pauh Limo sampai ujung saluran sehingga waktu dalam mencari lokasi dan penyebab gangguan dapat kita persingkat.Untuk Express Feeder GH. Teluk Bayur GI. Pauh Limo ini didapatkan arus gangguan terbesar adalah 288,51 Ampere untuk panjang saluran yang berada pada 0 km, sedangkan arus gangguan untuk 100% panjang saluran (ujung saluran) didapatkan arus gangguan sebesar 251,21 Ampere. Besar arus gangguan antara ujung dan pangkal saluran tersebut pun dapat dilihat pada penelitian ini yang sekaligus menunjukan lokasi gangguan. Selain dapat mempersingkat waktu pemadaman yang timbul akibat gangguan 1 phasa – ketanah juga dapat memperkecil besarnya kWh tak tersalur sebesar 19.729,9 kWh atau setara dengan Rp. 14.401.367,-. Perhitungan ini khusus untuk gangguan Ground Fault 1 phasa ketanah permanen.
Tidak tersedia versi lain